Presiden Prabowo Subianto Kumpulkan Tokoh Bangsa Bahas Dinamika Geopolitik di Istana Merdeka
tim langit 7Rabu, 04 Maret 2026 - 13:49 WIB
LANGIT7.ID-Jakarta; Penguatan ketahanan nasional di tengah dinamika global menjadi inti pembahasan dalam pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dengan para tokoh bangsa di Istana Merdeka, Selasa (3/3/2026). Dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo berdiskusi mengenai situasi geopolitik terkini bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Upaya mengamankan sektor pangan, energi, hingga lapangan kerja menjadi landasan utama dalam setiap langkah diplomasi aktif maupun kunjungan kenegaraan yang dilakukan pemerintah. Pertemuan ini juga melibatkan para mantan wakil presiden serta mantan menteri luar negeri untuk membedah tantangan internasional yang sedang berkembang.
Langkah strategis Indonesia dalam menghadapi perubahan dunia mencakup penyiapan cadangan jangka panjang dan akselerasi swasembada di berbagai bidang. Melalui akun Instagram resmi @presidenrepublikindonesia dan @prabowo yang dikutip pada Rabu (4/6/2026), ditegaskan bahwa orientasi utama pemerintah adalah proteksi kepentingan domestik.
"Presiden... menegaskan bahwa seluruh tujuan program pemerintah berfokus pada kepentingan nasional," tulis pernyataan resmi tersebut.
Pemerintah menyatakan bahwa seluruh aktivitas internasional yang dijalankan belakangan ini memiliki tujuan konkret bagi stabilitas dalam negeri.
"Selama kunjungan kenegaraan maupun diplomasi aktif yang dilakukan dalam beberapa waktu terakhir, seluruhnya dilaksanakan atas dasar kepentingan untuk mengamankan ketahanan bangsa, baik di sektor pangan, energi, maupun lapangan kerja," tegas unggahan itu.
Selain itu, kesiapan terhadap pasokan kebutuhan pokok terus diperkuat untuk memastikan kedaulatan sektor-sektor krusial tetap terjaga.
"Di tengah dinamika global saat ini, Indonesia telah mempersiapkan pasokan serta cadangan jangka panjang, seiring dengan penguatan swasembada di berbagai sektor yang terus digerakkan oleh Presiden," tambahnya.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”