LANGIT7.ID, Jakarta - Ada kisah menarik dibalik berdirinya Masjid Al Aqwam. Awalnya, tempat ibadah umat muslim tersebut hanyalah sebuah musala mungil yang kemudian dilakukan pemugaran pada 1985 dengan konsep anti mainstream.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DKM Masjid Al Aqwa, Ustaz Abdullah, saat ditemui
Langit7.id di lokasi masjid. Masjid ini terletak di Jalan Bangka Raya Nomor 29, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Ide dari desain yang menarik diinisasi oleh salah satu pewakaf, yakni KH Abdul Rozak dengan mengusung konsep harus lebih mewah dari hotel. Tak heran bila desain bangunannya berbeda dengan masjid pada umumnya.
"Memang almarhum ingin masjid ini beda dengan yang lain. Sebenarnya tidak ada konsep khusus, itu berjalan begitu saja sesuai dengan pemikiran almarhum Kiai," ujar Ustaz Abdullah, Kamis (17/11/2022).
Masjid Al Aqwam kini berdiri megah dengan dominasi corak hijau dan putih. Masjid mampu menampung sekitar 1.000 jamaah dengan luas bangunan sekitar 700 meter persegi yang terdiri dari dua lantai bak rumah mewah.
Baca Juga: Putra Mahkota Arab Saudi Siap Sponsori Renovasi Masjid JICMenariknya, Masjid ini memiliki sebuah kolam ikan yang cukup besar di bawah tangga menuju ruang salat. Adanya kolam tersebut bertujuan supaya masjid tampak lebih indah sehingga para jamaah pun merasa nyaman dan betah.
"Itulah tujuan almarhum, agar masjid mampu membuat jamaah betah dan merasa terhibur," jelas Ustaz Abdullah.
Berbagai upaya dilakukan agar masjid dapat menjadi rumah ibadah yang menarik dan membuat para jamaah merasa nyaman. Sebelumnya, kolam tersebut di desain menyerupai letter u yang mengelilingi area atas depan masjid.
Adapun kedua menara yang terletak di bagian depan masjid dahulunya berfungsi sebagai air mancur. Yang mana aliran air tersebut akan memasuki kolam. Kendati demikian, kolam itu kerap mengalami beberapa kali kerusakan sehingga kini diubah tak seperti konsep pada awalnya.
Kini Masjid Al Aqwam merupakan tempat ibadah favorit banyak orang, baik dari warga sekitar hingga para musafir yang melintasi kawasan masjid. Sebab desain bangunan masjid mampu menjadi magnet bagi banyak orang.
Baca Juga: Ustadz Hanan Attaki: Bersabar dan Bersyukur Sebagai Tanda Mukmin yang Ideal(zhd)