Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 03 Juni 2026
home wisata halal detail berita

Menyusuri Dundee, Kota Menyenangkan untuk Mahasiswa Muslim

Muhajirin Rabu, 07 Juli 2021 - 14:18 WIB
Menyusuri Dundee, Kota Menyenangkan untuk Mahasiswa Muslim
Museum V&A di Dundee, Scotlandia. (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
LANGIT7.ID - Fenomena masyarakat muslim di barat sering dikaitkan dengan masalah kegamangan barat terhadap muslim. Negara-negara yang mayoritas nonmuslim, kadang memandang muslim sebagai kelompok konservatif. Di sisi lain, muslim di barat memiliki masalah terkait identitas, tradisi, dan perjuangan hidup. Benarkan demikian?

Pandangan itu tak sepenuhnya benar. Di Kota Dundee, Britania Raya (United Kingdom) yang mayoritas penduduknya nonmuslim, penduduknya justru ramah dengan imigran yang beragama Islam.

Kota yang terletak di pesisir timur Skotlandia itu menjadi wilayah yang nyaman dan menyenangkan bagi umat Islam.

Hal tersebut diungkapkan Dzikri Firmansyah Hakam, mahasiswa S2 dan S3 di University of Dundee sejak 2012 hingga 2019. Dundee relatif kondusif dan supotif terhadap kehidupan sosial agama. Masyarakat setempat sangat ramah. Mereka mengesampingkan perbedaan keyakinan demi hidup berdampingan. Itu menjadi episode menyenangkan bagi pria asal Bandung, Jawa Barat itu.

“Skotlandia itu relatif kondusif dan suportif terhadap kehidupan sosial agama di Dundee. Komunitasnya lumayan baik, saya tinggal di lingkungan di mana masjid hanya jalan kaki. Komunitas muslim juga aktif,” kata Dzikri kepada LANGIT7.ID.

Komunitas muslim di daerah tersebut sangat ramah. Mereka saling menjaga satu sama lain. Semua saling kenal. Di sisi lain, penerimaan penduduk setempat juga sangat baik. “Mungkin tipikal orang Skotlandia yang memang terbuka terhadap minoritas,” kata Dzikri

Analyst di Center of Excellence (COE) di PT PLN itu mengaku mudah menemukan makanan halal. Dzikri ditemani istri dan anaknya saat kuliah di University of Nundee. Hari-hari mereka lalui dengan menyenangkan. Ia bisa menemukan masjid tanpa menempuh perjalanan jauh. Kajian islami pun sering digelar.
Menyusuri Dundee, Kota Menyenangkan untuk Mahasiswa Muslim
"(Bangunan di sudut jalan Kota Dundee, Scotlandia. foto: LANGIT7.ID/ iStock)"

Mudah Cari Masjid

Masjid di tempat Dzikri tinggal cukup dekat dengan kampus. “15 menit jalan kaki ke kampus, 5 menit ke masjid,” katanya. Itu menjadi anugerah istimewa baginya dan umat Islam lain yang tinggal di tempat itu. Mereka bisa menuntut ilmu tanpa takut jauh dari rumah ibadah. Kondisi itu tidak terlepas dari peran komunitas muslim yang besar di kota tersebut.

Hanya saja, masjid di Dundee tak bisa disamakan dengan masjid kebanyakan di Indonesia. Terutama dalam hal arsitektur. “Masjid di sini tidak ada kubahnya. Struktur bangunan juga beda. Tapi besar dengan kapastias ratusan orang,” kata Dzikri.

Masjid juga tak hanya menjadi tempat ibadah lima waktu saja. Berbagai kajian sering dilakukan. Demikian juga aktivitas-aktivitas islami yang menunjukkan bahwa islam itu rahmatan lil-alamin. Menurut Dzikri, kegiatan paling berkesan saat ramadhan tiba.

Momen sekali setahun itu sangat spesial bagi masyarakat muslim di Dundee. Dzikri dan warga muslim lainnya memiliki kebiasaan unik saat menjalankan ibadah di bulan suci tersebut. Ia selalu memasak menu favorit saat menjelang buka puasa. Bukan untuk dinikmati di rumah. Makanan itu ia bawa ke masjid untuk dibagikan ke para jamaah.

“Ramadhan itu sangat berkesan karena momen di mana kita bisa berbagi. Biasanya kita masak, saya bawa makanan, saat berbuka saling berbagi. Masjid juga menyediakan makanan untuk berbuka puasa. Jadi, bagi mahasiswa yang ingin makan gratis, tinggal makan. Bagi yang ingin berbagi, tinggal berbagi,” ucap Dzikri.

Kebiasaan tersebut dibawa oleh imigran muslim dari Indonesia, Malaysia, Pakistan, Bangladesh, Timur Tengah, hingga Turki. Mereka tergabung dalam komunitas muslim dan terikat dengan ukhuwah islamiyah. Terdapat sebuah sekolah yang memiliki tiga program Islamic Economic, Islamic Finance, dan Bahasa Arab.

“Karena saya ambil program bahasa Arab, jadi pertemanan dengan dosen banyak, dengan teman-teman kuliah juga banyak. Orang-orangnya ketemu di masjid juga. Yang menarik itu, tidak semua orang Islam. Orang nonmuslim pun beberapa belajar Bahasa Arab,” ucap dia.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 03 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)