Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home masjid detail berita

Tak Digaji, Imam Masjid Al Noor di Selandia Baru : Saya Sukarela

fajar adhitya Jum'at, 20 Agustus 2021 - 20:00 WIB
Tak Digaji, Imam Masjid Al Noor di Selandia Baru : Saya Sukarela
Masjid Al Noor di Selandia Baru. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Seorang imam masjid di Christchurch, Selandia Baru, masih bersedia menjadi pemimpin shalat berjamaah. Dia tak mendapatkan gaji dan sukarela menjadi imam.

Kondisi ini untuk pertama kalinya dalam 41 tahun, masjid terbesar di Christchurch, Masjid Al Noor tidak mampu menggaji imamnya. Gamal Fouda, bertindak sebagai imam sukarela.

Presiden Asosiasi Muslim Canterbury, Mohamed Jama mengatakan masjid itu tidak lagi mampu membayar gaji imam yang nominalnya lebih dari 800 dolar per pekan karena kosongnya rekening masjid. Donasi dan amal menurun selama pandemi Covid-19 yang menyebabkan krisis ekonomi.

Baca Juga: Masjid Jin, Rumah Ibadah Terkecil di Dunia Terancam Hancur

Dia mengaku turut bersedih bahwa masjid tidak bisa lagi menggaji Fouda dengan layak. Masjid terus berupaya menstabilkan kas dan keuangan. Termasuk tidak lagi menggaji para takmir di masjid tersebut.

"Sekarang sangat, sangat buruk. Semua orang tidak punya uang. Ini pertama kalinya kami tidak punya uang di rekening, selama 41 tahun, untuk membayar seorang imam," kata Jalam dilansir Stuff.co.nz, Jumat (20/8/2021).

Fouda mengatakan, kondisi saat ini memang menyulitkan dan membuat banyak orang kehilangan pekerjaan. Dia juga harus memikirkan sumber pendapatan di luar aktivitasnya sebagai imam masjid.

"Saya masih imam, tapi sukarela," kata Fouda.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
TOPIK TERPOPULER
Terpopuler 0 doa
4 snbt
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)