LANGIT7.ID, Jakarta - Jakarta resmi ditetapkan menjadi tuan rumah Mayors and Governors Meeting of the ASEAN Capital (MGMAC) 2023, berdasarkan hasil kegiatan MGMAC 2022 di Phnom Penh, Kerajaan Kamboja.
Kegiatan MGMAC 2022 menjadi pertemuan gubernur dan wali kota dari ibu kota-ibu kota negara-negara ASEAN. Pertemuan MGMAC tahun ini dilaksanakan pada rangkaian ASEAN Mayors Forum (AMF 2022).
Kepala Biro Kerja Sama Daerah (KSD) Setda Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi saat membuka sesi Mayor's Discussion MGMAC 2022 memaparkan, transformasi Jakarta dalam bidang transportasi, pelayanan publik dan kota digital.
Baca juga: LBH Apresiasi Sejumlah Pasal tapi Tolak Keras Pengesahan RKUHPSelain itu, Marulina juga menyampaikan komitmen menciptakan perubahan untuk mendukung kolaborasi pemerintah lokal, dalam membangun visi ASEAN Connectivity dan kesiapan Jakarta menyambut dan menjadi mitra kolaborasi bagi pemerintah-pemerintah daerah di ASEAN.
“Dengan bekerja sama dalam kerangka ASEAN, Pemprov DKI ingin terus berbenah untuk mewujudkan visi yang berkelanjutan dan layak huni," ujar Marulina Dewi, dalam keterangan tertulis dikutip Selasa (6/12/2022).
Marulina menyebut sebagai Kota Kobalorasi, Jakarta menyambut inisiatif kerja sama dari mitra lokal dan internasional, untuk mengembangkan kota sebagai tempat tinggal yang lebih baik.
"Pemprov DKI Jakarta juga mendukung terlaksananya pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta praktik pengembangan, baik dalam pembangunan perkotaan di antara ibu kota ASEAN," terangnya.
Tak hanya itu, Marulina juga menerima penyerahan tuan rumah MGMAC 2023 dari Gubernur Phnom Penh, selaku tuan rumah tahun MGMAC 2022. Dia mengatakan, Provinsi DKI Jakarta mengundang para gubernur, wali kota, serta pemimpin daerah di ASEAN untuk berpartisipasi pada MGMAC 2023 di Jakarta.
MGMAC dirintis oleh Joko Widodo selaku Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2013.
Baca juga: RKUHP Disahkan, DPR Persilakan bila Ingin Tempuh Jalur Hukum MGMAC sebagai wadah bagi para pemimpin ibu kota negara-negara ASEAN, untuk mendiskusikan gagasan dan praktik pengembangan serta mekanisme untuk memperkuat kolaborasi di antara kota-kota tersebut.
Tahun ini, MGMAC diketuai oleh Gubernur Phnom Penh Khuong Sreng (Kamboja), dan dihadiri oleh sejumlah gubernur, wali kota, serta pejabat tinggi, di antaranya Gubernur Bangkok Chadchart Sittipunt (Thailand), Wali Kota Nay Pyi Taw, Tin Oo Lwin (Myanmar), Direktur Urusan Komunitas Sekretariat ASEAN Lee Yoong Yoong, dan Sekretaris Jenderal UCLG-ASPAC, Bernadia Irawati Tjandradewi.
(sof)