LANGIT7.ID - , Jakarta - Sebagai negara kepulauan, Indonesia kaya akan
destinasi wisata yang unik dari masing-masing daerah. Salah satunya
wisata religi Museum Al-Qur'an Terbesar di dunia yang ada di
Kota Palembang.
Museum Bayt Al-Qur'an Al Akbar ini digagas oleh Ustaz Syofwatillah Mohzaib di tahun 2002 dan diresmikan pada tahun 2012 oleh Presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono.
Baca juga: Mengulik Masjid Al-Munada Baiturrahman, Destinasi Wisata ReligiBerlokasi di Pondok Pesantren Al Ihsaniyah Gandus, Palembang, museum dengan tinggi 15 meter ini menghadirkan 30 juz ayat Al-Qur'an yang dipahat di lembaran kayu tembesu.
Lembaran-lembaran kayu bertuliskan kalam ilahi itu tersebar di 5 lantai, di mana setiap lantainya terdiri dari 3 juz. Tiap lembar memiliki ketinggian 177 centimeter, lebar 140 centimeter, dan tebal kayu 2.5 centimeter. Jika digabungkan ketebalan mushaf Al-Akbar mencapai 9 meter, menyamai lebar sebuah rumah.
Total papan mushaf Al-Akbar berjumlah 630 halaman. Setiap lembar memiliki 2 muka halaman yang tersusun rapi pada rangka penyangga besi. Menjulang ke atas bak sebuah dinding raksasa dengan keindahannya.
Hal yang menarik dari museum ini adalah lembaran ayatnya yang didesain seperti jendela yang dapat diputar. Sehingga pengunjung dapat dengan mudah membaca setiap ayat-ayatnya.
Mengutip dari laman Pemerintah Kota Palembang, Jumat (9/12/2022) museum ini didominasi warna dasar merah tua dan kuning keemasan di setiap ukuran ayatnya. Merah tua dan kuning emas identik dengan warna kain tradisional Palembang, songket.
Baca juga: Masjid Tokyo Camii, Wisata Religi Termegah di JepangBerbeda dengan museum kebanyakan, saat memasuki ruangan dengan luas 5.520 meter persegi ini pengunjung diimbau untuk memakai pakaian sopan dan tertutup. Bagi kaum perempuan wajib mengenakan penutup kepala atau hijab. Sementara untuk pengunjung laki-laki wajib mengenakan sarung atau celana panjang.
Biaya atau infak yang harus dikeluarkan saat mengunjungi tempat ini sebesar Rp20.000 untuk pengunjung dewasa dan Rp15.000 untuk anak-anak. Pengelola mengakui uang hasil tiket digunakan untuk kegiatan sosial pondok pesantren dan perawatan bangunan Bayt Al-Qur'an Al-Akbar.
Sebagai informasi, pengelola juga melengkapi museum ini dengan sejumlah fasilitas yang memudahkan pengunjung. Salah satunya tersedia bioskop untuk memutar film-film islami.
Baca juga: 5 Destinasi Wisata Ini Bisa Dikunjungi Jemaah Selepas Haji(est)