LANGIT7.ID - Perabot satu ini nyaris ditemukan di setiap rumah, terutama di ruang tamu dan ruang keluarga. Sofa didesain empuk dan nyaman karena dibuat untuk duduk berlama-lama.
Memang selain fungsi, sofa juga memiliki unsur estetika. Alasannya ia 'penghuni' utama ruang sehingga diharapkan memberi sentuhan dekorasi pula. Saat ini ada bermacam desain sofa dengan fungsi dan bahan beragam.
Apa saja? Langit7 menyodorkan delapan enis yang bisa dijadikan pertimbangan.
Classic round arm sofaSofa ini memiliki sandaran lengan bulat klasik dan desain vintage klasik yang bertahan dalam perubahan tren. Tak heran bila ia dinamai Grandma Couch
Zaman dahulu sofa ini biasanya diberi pelapis motif bunga atau motif khas Victoria. Saat ini ia hadir dalam warna-warna polos netral sehingga terlihat anggun berkelas.
Lawson StyleBerisi, tegas, kokoh tapi juga empuk dan nyaman begitu kesan untuk menggambarkan sofa Lawson style. Biasanya terdiri dari tiga dudukan (3-seater) dengan bantal punggung untuk masing-masing dudukan.
Bagian lengan atau armrest lebih rendah dari sandaran punggung. hadir dalam bentuk melingkar maupun persegi.
Desain gaya Lawson terus populer hingga kini karena berkarakter kasual, khas American style dan sofa ini memang sangat mengedepankan kenyamanan. Sofa gaya Lawson ada dalam berbagai ukuran, warna, dan bahan.
Sectional SofaIni adalah jenis sofa hasil kombinasi beberapa sofa disatukan untuk menciptakan penataan tempat duduk ruang tamu terbaik, biasanya 3-5 bagian.
Ukuran sofa yang dibuat harus pas dengan ruang tamu karena konsepnya mengikuti hunian dan jumlah penghuni. Semakin besar keluarga, lebih banyak sofa yang dibutuhkan. Bentuk yang terkenal adalah L-shape dan U-shape.
CabrioleBila gaya Lawson memberi kesan kasual, maka sofa Cabriole sebaliknya terlihat formal bernuansa aristokrat.
Hadir pada awal abad ke-18, era Louis XV, Cabriole didesain memiliki karakter yang menyesuaikan ruang keluarga bangsawan di Prancis.
Sofa Cabriole berciri khas bingkai kayu terbuka (sering diukir); punggung dan lengan bersambung yang sama tingginya, kaki khas melengkung cantik dengan bagaian atas membesar lalu mengecil di bagian bawah. Bagian sandaran tak memiliki bantal terpisah.
Sofa BedSeperti namanya, ini adalah sofa yang bisa sekaligus jadi tempat tidur. Desain memungkinkan ia dilipat dan ditarik diubah antara sofa dan bed.
Tampilannya halus dan lembut dengan bantalan-bantalan yang nyaman, meski ada pula yang terbuat dari kulit. Sering juga dilengkapi dengan roda.
Sofa bed mempunyai karakter bergaya country khas Inggris tahun 1900-an. Perabot ini sangat cocok untuk bersantai karena mengutamakan kenyamanan.
ChesterfieldSofa gaya ini mempunyai bentuk yang besar, panjang dan tebal dengan kancing yang dalam di bagian belakang, dan sering terbuat dari kulit. Chesterfield memiliki postur desain kuat, sehingga kurang cocok bagi ruang luas terbatas sebab membuatnya terlihat
bulky dan memberat.
Ciri lain Chesterfield adalah dengan lengan sofa digulung, dan tingginya sama dengan punggung. Ini adalah jenis sofa yang menjadi favorit pecinta gaya klasik Amerika.
TuxedoSofa tuxedo menjadi lebih populer setelah diangkat oleh desainer interior Billy Baldwin. Ada banyak gaya desain sofa tuksedo. Tapi yang membedakan tuksedo dari gaya lain adalah bentuknya yang kotak.
Lengannya hampir selalu sama tinggi dengan punggung dan kakinya berlapis atau terbuka. Sofa memiliki desan bersih, tegas, minim ornamen dan berjajar geometris. Biasanya ia hadir dengan pelapis bahan kain.
Sofa berlengan kayuTipe sofa yang sederhana sering kali tak lekang waktu, terutama yang dibuat dengan konstruksi kayu. Sering kali bantal dudukan dilapisi berbagai bahan, bisa bahan kain atau bahkan kulit memberi atmosfer retro.
Sofa ini juga mudah dipermak ulang dengan mengganti pelapis bila dibutuhkan, baik karena rusak atau untuk menyesuaikan modifikasi desain ruang.
![Kenali Ragam Desain Sofa dan Fungsinya agar Tak Salah Pilih]()
(arp)