LANGIT7.ID, Doha - Pelatih
Timnas Maroko, Walid Regragui, memimpikan Maroko bisa membawa pulang trofi
Piala Dunia 2022 dari Qatar. Harapan itu tercipta setelah Maroko membuat Regragui menjadi pelatih Afrika pertama yang akan beradu taktik di semifinal Piala Dunia.
“Kita bisa bermimpi, mengapa kita tidak bermimpi untuk memenangkan Piala Dunia? Tidak ada biaya apapun untuk memiliki mimpi. Negara-negara Eropa telah terbiasa memenangkan Piala Dunia,” kata Walid melansir Al-Jazeera, Senin (12/12/2022).
Maroko datang sebagai tim yang tak diunggulkan di Piala Dunia 2022. Tapi, Singa Atlas mampu membawa kejutan dengan mengalahkan tim favorit Piala Dunia seperti Belgia dan Spanyol. Teranyar, Maroko mampu mengalahkan Portugal 1-0. Hasil itu membawa Maroko jadi tim Afrika pertama yang mencapai babak semifinal Piala Dunia.
Baca Juga: Depak Portugal, Maroko Wakil Afrika Pertama Lolos ke Semifinal
“Kami menghadapi tim Portugal yang sangat hebat. Kami memanfaatkan semua yang kami miliki, kami masih memiliki pemain yang cedera. Saya memberi tahu orang-orang sebelum pertandingan bahwa kami harus menulis sejarah untuk Afrika. Saya sangat, sangat senang,” kata Regragui.
Mantan pemain timnas Maroko kelahiran Prancis itu mengaku memiliki keyakinan sebelum menghentikan langkah Portugal di babak 8 besar Piala Dunia. Dia menyebut para pemain memiliki mentalitas kuat.
“Afrika kembali ke peta sepak bola hari ini. Kami memiliki mentalitas. Kami tahu kami bisa membuat sejarah untuk Afrika. Kami memiliki sikap yang tepat untuk rakyat kami, untuk kami, untuk Afrika. Itu selalu sulit bagi kami para pelatih Afrika. Anda tidak berpikir kami bisa menangani tim seperti itu secara taktis,” ungkapnya.
Maroko saat ini telah mengalahkan tiga tim terkuat Eropa di Qatar, Belgia di babak penyisihan grup dan Spanyol lewat adu penalti di babak 16 besar. Singa Atlas juga bermain imbang 0-0 dengan runner-up Piala Dunia 2018 Kroasia dalam pertandingan pembuka.
Baca Juga: Diperkuat Pemain Top Eropa, Maroko Bakal Jadi Kuda Hitam di Piala Dunia 2022
Atas kegemilangan Maroko di Piala Dunia 2022, yang membuat semakin banyak orang mendukung mereka, Walid mengibaratkan Timnas Maroko seperti Rocky Balboa.
"Kalau anda menonton Rocky, anda ingin mendukung Rocky Balboa karena kerja keras dan komitmennya dan saya pikir kami adalah Rocky Balboa dari Piala Dunia ini,” kata Regragui merujuk pada tokoh utama dalam serial Rocky yang dibintangi Sylvester Stallone.
Maroko membuktikan, tak perlu menjadi tim unggulan untuk berprestasi di Piala Dunia. Cukup memiliki keinginan kuat dan kerja keras. Maroko sudah membuat sejarah di Piala Dunia dengan menyamai pencapaian tim-tim dari Eropa dan Amerika Selatan.
“Kami menjadi tim yang disukai semua orang di Piala Dunia ini, karena kami menunjukkan bahwa meskipun anda tidak memiliki banyak bakat, jika anda menunjukkan keinginan, hati, dan keyakinan itu, anda dapat mencapainya,” ujar Regragui.
(jqf)