Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home sports detail berita

INATKF Raih Juara Umum Kedua Karate Tradisional Asia Ocenia di Uzbekistan

redaksi Selasa, 13 Desember 2022 - 09:40 WIB
INATKF Raih Juara Umum Kedua Karate Tradisional Asia Ocenia di Uzbekistan
Tim atlet karate tradisional Indonesia (INATKF) meraih juara umum kedua di ajang 3rd Traditional Karate Asia-Ocenia Cup 2022 di Tashkent Uzbekistan. Foto: INATKF
LANGIT7.ID - , Jakarta - Tim Atlet Indonesian Traditional Karate Federation (INATKF) meraih Juara Umum Kedua di ajang 3rd Traditional Karate Asia-Ocenia Cup 2022 di Tashkent Uzbekistan, pada 10-11 Desember 2022. Di ajang tersebut, INATKF mendulang lima medali emas dan dua medali perak.

Ketua Umum PB INATKF, Muchlas Rowi mengatakan atlet INATKF, yang terdiri dari Erwin Syauridhani, Devia Amylia Putri, Ehwatu Zuriyah, Roberdto Lusiandro Manu dan Kriyo Sambodho, berhasil menciptakan momen bersejarah dan memberikan kado spesial di penghujung 2022.

Baca juga: Berkat Karateka AS Aprar Hassan, Kini Karateka Muslimah Boleh Berhijab

Muchlas mengakui, pertandingan tersebut menjadi menjadi tantangan tersendiri bagi kontingen Indonesia. Selain persiapan yang relatif singkat, juga kondisi cuaca Kota Tashkent yang dingin.

Namun, kata Muchlas, berkat semangat juang para atlet INATKF kondisi yang tak menguntungkan tersebut bisa dilawan dan berbuah prestasi. Meski hanya mengirim lima atlet, namun kelimanya mampu meraih predikat terbaik.

"Bukan tugas yang mudah bertanding di cuaca extrim semacam ini, namun juga tidak menjadi satu yang sulit untuk sebuah kemenangan. Alhamdulillah, tekad kami untuk menang semakin kuat dan semua itu terbukti dengan keberhasilan meraih juara umum kedua di," ujar Muchlas.

Muchlas Rowi yang juga merupakan General Secretary Asia- Ocenia Traditional Karate menjelaskan, prestasi INATKF di ajang internasional sebetulnya telah terukir apik sejak lama. Tepatnya di Kejuaraan Karate Tradisional Afro-Asia Online 2020.

Baca juga: Karateka Lampung Sabet Medali Perak di Kejuaraan Tingkat Asia di Kazakstan

“Indonesia saat itu menempati urutan ketiga dengan 3 medali emas, 2 Perak, dan 7 Perunggu. Tentu ini menjadi bukti tradisi berprestasi PB INATKF kian menguat,” ujarnya.

Muchlas mengatakan, bahwa target menjadi juara juga selaras dengan semangat G20 di Bali yang mengusung tema “Recover Together, Recover Stronger” atau “Pulih Bersama, Bangkit Perkasa”.

Sebagai informasi, atlet yang mengikuti kejuaraan piala Asia di Uzbekistan adalah para peraih medali emas di Kejuaraan Nasional Piala Erick Thohir di Surabaya. Berkat bantuan Tim KBRI di Uzbekistan, mereka pun bisa berlaga di tahun ini.

Sementara itu, Duta Besar Republik Indonesia untuk Uzbekistan dan Republik Kyrgyzstan Sunaryo Kartadinata menyambut baik dan mengucapkan selamat atas prestasi yang diukir para Atlet INATKF.

Dubes Sunaryo juga memberikan apresiasi kepada Ketum PB INATKF, Muchlas Rowi atas kegigihan timnya sehingga mendapatkan predikat Juara Umum.

Baca juga: Jabar Konsisten Lestarikan Budaya Pencak Silat

"Selamat dan Sukses kepada INATKF yang telah menorehkan prestasi di Tashkent City. Pada prinsipnya, kami mendukung setiap agenda kegiatan dari INATKF. Semoga sukses selalu," ucap Dubes Sunaryo dalam keterangan resmi yang diterima Langit7, Selasa (13/12/2022).

Dubes Sunaryo berharap, kesuksesan ini bisa menjadi pemantik agar makin banyak atlet berprestasi di masa yang akan datang. Juga agar bisa meningkatkan kualitas dan mempersembahkan prestasi untuk merah-putih.

“Predikat Juara Umum Kedua yang diraih Tim Atlet PB INATKF ini menjadi tonggak awal bagi tim karate tradisional Indonesia dan menjadi kebanggaan masyarakat,” pungkasnya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)