LANGIT7.ID, Jakarta - Sebanyak 61
gempa bumi susulan terjadi Kabupaten Karangasem, Bali hingga Rabu (14/12/2022). Gempa awal berkekuatan magnitudo (M) 5,2 mengguncang wilayah tersebut pada Selasa (13/12).
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami,
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono mengatakan, gempa susulan tersebut berangsur melemah dengan kekuatan paling kecil magnitudo 1,9.
"Update gempa susulan Karangasem M 5.2 sampai dengan 14 Desember 2022 pukul 08:00 WIB. Terjadi 61 gempa susulan terbesar M 4,6 dan M 1,9," ungkap Daryono dalam keterangan tertulis.
Baca Juga: Dukung Pola Hidup Bersih, DMC Bangun MCK bagi Penyintas Gempa CianjurKepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari melaporkan, 34 rumah warga dan satu balai masyarakat mengalami kerusakan. BPBD dan instansi terkait mendirikan tiga unit tenda pengungsian di RSUD Karangasem.
"Tim Reaksi Cepat BPBD Karangasem telah berada di lokasi untuk melakukan kaji cepat pascagempa. Pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk membantu pengecekan di lokasi terdampak," kata Abdul dalam keterangannya.
Gempa ini berpusat di laut 23 kilometer Timur Laut Karangasem dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa terasa di sejumlah wilayah Karangasem dengan intensitas skala III MMI sampai IV atau getaran nyata dirasakan dalam rumah.
Sementara di Mataram, Lombok Utara, Lombok Tengah, dan Lombok Barat dengan skala II MMI atau getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan bergoyang.
Baca Juga:
PUPR Bangun 21 Unit Rumah Khusus Bagi Penyintas Bencana Cianjur
Mengenal Patahan Cugenang, Sesar Baru Penyebab Gempa Cianjur(gar)