LANGIT7.ID, Labuhanbatu - Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Tarmizi Tohor, meresmikan
Kampung Zakat Labuhanbatu pada Jumat (16/12/2022).
Kampung zakat yang terletak di di Desa Janji, Kec Bilah Barat, Kab. Labuhanbatu, Sumatera Utara itu merupakan program sinergi Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Forum Zakat (FOZ) Sumatera Utara dan Baznas Labuhanbatu.
Kehadiran Kampung Zakat tersebut mendapat sambutan antusias masyarakat setempat. Bupati Labuhanbatu, Erik Adtrada Ritonga, mengatakan, masyarakat Labuhanbatu menciptakan kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat.
Baca Juga: Kemenag Kembangkan Kampung Zakat untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
"Satu kebahagiaan bagi kami di daerah Labuhanbatu dipilih menjadi lokasi kampung zakat. Kami berharap hadirnya kampung zakat bisa membawa kebermanfaatan bagi mustahik menjadi muzakki," ucap Erik dalam keterangan tertulis kepada
Langit7.id, Sabtu (17/12/2022).
Tarmizi Tohor mengatakan, kampung zakat yang dibentuk dengan berbagai program pemberdayaan ini sangat baik. Bentuk pemberdayaan disesuaikan dengan ciri khas daerah tersebut, sehingga masyarakat bisa lebih leluasa dalam mengembangkan potensi ekonomi mereka.
"Bagus sekali kampung zakat yang dibentuk ini, beda-beda pemberdayaannya disesuaikan dengan ciri khas daerahnya. Seperti pemberdayaan sapu lidi ini, harapannya bisa memberdayakan mustahik punya penghasilan," katanya.
Kampung Zakat tersebut dibentuk di 33 kabupaten kota dan Labuhanbatu menjadi titik peresmian. Itu karena, program tersebut mendapat dukungan dari pemerintah setempat. Dalam hal ini, bantuan yang diberikan kepada masyarakat tidak berbentuk uang.
Baca Juga: Kampung Zakat Desa Sungai Cina jadi Upaya Pemberdayaan Masyarakat Riau
Hal itu dikarenakan, Kampung Zakat mengusung misi memanfaatkan zakat produktif. Cara itu juga bisa membuat masyarakat lebih berpikir kreatif untuk mengembangkan potensi ekonomi dengan bimbingan dari Kemenag dan FOZ
Ketua FOZ Sumut, Sulaiman, mengatakan, ada 13 lembaga yang terlibat membentuk kampung zakat. Di antaranya, Dompet Dhuafa Waspada fokus pemberdayaan Sapu Lidi, Rumah Zakat Pemberdayaan Ekonomi Kueh Basah, IZI Program Sarana Air Bersih, DT Peduli UMKM Kerupuk Ubi dan Kerupuk Pisang, Yatim Mandiri, Ulil Albab, BMH, PPPA Daarul Qur'an, PYI fokus di Pendidikan, serta Rumah Yatim, Nurul Hayat, WIZ memberikan paket kebutuhan pokok.
"Kami butuh dukungan masyarakat. Silahkan dibeli produk para mustahik yang sudah diberdayakan agar kampung zakat ini sukses dan mampu menyejahterakan ekonomi umat," kata Sulaiman.
Baca Juga: Kemenko PMK: Zakat Jadi Solusi Finansial Atasi Kemiskinan EkstremAcara peresmian ini juga dihadiri oleh Staff Khusus Menteri Agama RI H. Hasan Basri Sagala, S. Ag, Kabid Penais Zawa Kanwil Kemenag Sumut Abdul Azim, MA, Kasi Zawa Kanwil Kemenag Sumut M. Asrul, M.Pd, Kakan Kemenag Labuhanbatu Dr. H. Asbin Pasaribu, M. Ag, Ketua Baznas Labuhanbatu H. Erwin Siregar S.H.
Hadir pula Ketua MUI Labuhanbatu Drs. H. Abdul Hamid Zahid, dan Pimpinan dari masing-masing Laznas yang terlibat yakni Dompet Dhuafa Waspada, Rumah Zakat, IZI, DT Peduli, Yatim Mandiri, Ulil Albab, BMH, PPPA Daarul Qur'an, PYI, Rumah Yatim, Nurul Hayat, dan WIZ.
(jqf)