LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 7 tips dari praktisi
e-commerce untuk meningkatkan
penjualan. Cara ini sangat tepat bagi
Sahabat Langit7 yang sedang tersendat jualan di platform online.
Tantangan berjualan produk di
platform online memang cukup unik. Di antaranya seperti ragam jenis e-commerce sebagai media jualan, produk yang ditawarkan, spesifikasi, hingga ketepatan sasaran kepada target pasar.
Namun, tantangan itu tetap harus diatasi agar bisa mengembangkan
bisnis online yang tengah dijalankan. Melansir
Entrepreneur, berikut 7 tips praktisi e-commerce untuk meningkatkan jualan:
Baca Juga: 5 Alasan Media Sosial Bisa Tingkatkan Penjualan Bisnis Online1. Berpikir seperti pembeliPraktisi bisnis online di Amazon, Katie Melissa mengatakan, pebisnis online harus bisa berpikir layaknya pembeli. Artinya, pebisnis mesti mencari tahu hal yang dapat menarik dan diinginkan para pembeli terhadap sebuah produk.
Melissa menawarkan produk jam tangan dan kacamata hitam di e-commerce. Terkait produknya, pembeli tentu akan memperhatikan desain yang bagus dan kekinian.
"Anda perlu melatih diri untuk berpikir seperti pembeli. Bisnis bukan soal yang Anda sukai, yang penting adalah kesukaan pembeli terhadap produk," katanya.
2. Media sosialKonten kreator sekaligus pendiri Online Dimes, Franklin Hatchett, mengatakan, bisnis di platform online membutuhkan media sosial sebagai sarana pendukung untuk berjualan.
"Menggunakan email dan media sosial akan membuat Anda mampu memiliki tingkat konversi lebih tinggi," katanya.
Selain bisa dimanfaatkan sebagai etalase produk, media sosial juga menjadi salah satu sarana untuk menjalin kedekatan dengan pembeli melalui interaksi aktif.
3. Belajar sambil jalanMantan tim di Shopify, Richard Lazazzera mengatakan, salah satu hal penting dalam bisnis adalah menangkap peluang dan mengolahnya secepat mungkin.
Adapun perihal yang mesti dipahami soal bisnis ke depannya bisa dilakukan sambil jalan. Itu karena bisnis adalah soal aksi, sehingga tak bisa menunda peluang yang ada di depan mata.
"Banyak pengusaha pemula berpikir terlalu banyak sebelum memulai. Hal itu justru menciptakan kegagalan dan menyia-nyiakan kesempatan untuk belajar. Padahal setiap kegagalan adalah sebuah kemajuan," ujarnya.
4. Petakan pelangganBekerja di agensi Eight Loop Social, Catherine Howell mengatakan, pemetaan terhadap pelanggan penting dilakukan. Mulai dari aktivitas pelanggan melihat-lihat produk hingga menyelesaikan transaksi pembelian.
"Melalui hal itu, pebisnis dapat memahami karakter dan keinginan para pelanggan mereka. Sehingga bisa menyiapkan produk yang betul-betul dibutuhkan," katanya.
5. Cara unikPraktisi bisnis online di Facebook, Ashley Wright mengatakan, pebisnis online mesti mengeksplorasi setiap hal yang bisa mendongkrak kreativitas kaitannya dalam jual-beli online.
"Cobalah untuk menjual dengan cara yang unik, dengan menemukan audiens yang unik pula untuk produk tersebut," katanya.
Cara unik ini, kata dia, dapat meningkatkan tingkatan minat pelanggan dari sekadar melihat-lihat, menjadi melakukan pembelian. Juga sebagai langkah menekan bujet untuk kebutuhan iklan.
6. Temukan kesesuaian produk/pasarProduct market fit atau kesesuaian produk dengan pasar adalah langkah yang tepat untuk meningkatkan peluang transaksi.
Pendiri Store Coach, Dave Hermansen mengatakan, pebisnis online mesti menemukan produk yang cocok untuk pasarnya. Sehingga mereka bisa menjual item lebih tinggi.
"Kesulitan menjual produk biasanya terjadi karena tidak cocoknya antara produk dengan pasar," ujarnya.
7. Selalu up to datePakar e-commerce, Sebastian Gomez membagikan tipsnya agar pebisnis online bisa meningkatkan penjualan produknya. Salah satunya dengan tetap up to date.
"Up to date ini bukan hanya soal iklan, tapi juga mengoptimalkannya," katanya.
Pebisnis online mesti memeriksa iklannya setiap saat. Hal itu dilakukan agar dapat mengoptimalkan iklan yang dipasang agar memiliki performa yang baik untuk menarik pembeli.
(bal)