LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 5 alasan
media sosial (medsos) mampu meningkatkan penjualan
bisnis online. Salah satu karen perubahan perilaku konsumen di zaman digital saat ini.
Pesatnya perkembangan dunia digital turut berpengaruh signifikan di berbagai sektor, terutama bisnis. Tidak heran mulai banyak orang
berbisnis dengan memanfaatkan internet.
Para pebisnis memanfaatkannya sebagai strategi pemasaran mereka. Apalagi media sosial digunakan mayoritas masyarakat untuk berinteraksi.
Setidaknya, ada 5 alasan yang membuat medsos mampu meningkatkan penjualan. Berikut penjelasannya:
Baca Juga: 5 Cara Sederhana Berbisnis Lewat Media Sosial, Dijamin Efektif1. Akses kepada konsumen Bisnis kini bisa dilakukan dengan mudah dengan bermodalkan gawai dan internet. Termasuk akses interaksi kepada konsumen dan sebaliknya.
Dengan kemudahan akses ini, bahkan antara penjual dan pembeli dapat melakukan transaksi tanpa harus bertatap muka. Transaksi online ini mengandalkan pihak ketiga, yaitu kurir yang akan menjemput dan mengantar barang ke lokasi tujuan.
2. Banyak konsumen onlineAlasan lainnya adalah karena semakin banyaknya konsumen yang membeli sebuah produk secara online. Puncaknya seperti saat pandemi Covid-19 dua tahun lalu.
Bahkan untuk tahun lalu saja, jumlah konsumen belanja online di Indonesia mencapai 32 juta orang atau meningkat 88 persen dibandingkan tahun 2020 yang hanya 17 juta orang.
Hal itu dikarenakan pengguna internet di Indonesia yang naik 32 persen dari 34 juta menjadi 45 juta orang sepanjang tahun 2021.
Artinya, media sosial telah menjadi ekosistem online yang membawa pengguna lebih dekat satu sama lain. Pada saat yang sama, pengguna berhubungan langsung dengan brand atau produk melalui sebuah interaksi yang teratur.
3. Digunakan UMKM Data Statista mengungkapkan, ada lebih dari 4,26 miliar pengguna media sosial di seluruh dunia saat ini. Diprediksi angka tersebut meningkat di menjadi lebih dari 6 miliar warga dunia yang menggunakan media sosial pada tahun 2027.
Hal itulah yang melandasi bisnis berusaha memanfaat medsos untuk mengambil keuntungan lebih baik. Termasuk dalam menentukan prospek dan perkembangan bisnis ke depan.
Sementara di Indonesia sendiri, menurut data Kementerian Koperasi dan UKM hingga Februari 2022 lalu, setidaknya sudah ada 17,25 juta pelaku UMKM yang terhubung ke dalam ekosistem digital.
Pemerintah terus mendorong pelaku UMKM agar terhubung dalam ekosistem digital. Ditargetkan sebanyak 30 juta UMKM terhubung ke dalam ekosistem digital pada tahun 2024.
4. Strategi pemasaran Media sosial adalah alat pemasaran yang fantastis. Pasalnya, strategi pemasaran di medsos ini menggunakan kecanggihan Kecerdasan Buatan (AI).
Salah satunya dapat membantu bisnis untuk menjangkau audiens dan target pasar yang tepat. Juga sebagai analitis yang lebih dalam tentang basis pelanggan.
5. Survey membuktikanSurvey Harris Poll membuktikan bahwa sekitar 55 persen konsumen belajar tentang brand baru secara online, melalui media sosial. Selain itu, 43 persen konsumen meningkatkan aktivitas media sosial mereka untuk menemukan produk dan layanan baru.
Artinya, hal ini membuktikan bahwa seseorang bisa meraih kesuksesan bisnis dengan menggunakan medsos. Bahkan, sekitar 80 persen eksekutif perusahaan percaya bahwa berinvestasi pada alat dan strategi medsos sangat penting untuk perkembangan bisnis.
(bal)