Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 10 Januari 2026
home global news detail berita

Arab Saudi Perluas Akses Toko Miras untuk Non-Muslim Tajir

esti setiyowati Kamis, 25 Desember 2025 - 10:29 WIB
Arab Saudi Perluas Akses Toko Miras untuk Non-Muslim Tajir
Ilustrasi minuman beralkohol. Foto: Pexels/Danny Doneo.
LANGIT7.ID-, Riyadh - Arab Saudi diam-diam memperluas akses ke satu-satunya toko alkohol yang ada di negara tersebut, dengan mengizinkan warga asing non-Muslim kaya untuk membeli minuman keras.

Ini menjadi langkah terbaru dalam eksperimen liberalisasi kerajaan yang dulunya sangat konservatif. Belum ada pengumuman resmi tentang keputusan tersebut, tetapi kabarnya telah tersebar.

Baca juga: Konsumsi Alkohol Disebut Bisa Percepat Kerusakan Hati

Associated Press melaporkan antrean panjang mobil dan orang-orang kini terlihat di depan toko yang tersembunyi dan tanpa papan tanda di Kawasan Diplomatik yang berlokasi di ibu kota Saudi, Riyadh.

Toko tersebut dibuka pada Januari 2024 untuk diplomat non-Muslim. Aturan baru ini mengizinkan warga asing non-Muslim yang memegang Izin Tinggal Premium untuk membeli minuman keras.

Seperti diketahui, negara yang menjadi rumah bagi situs-situs suci dalam Islam ini telah melarang alkohol sejak awal 1950-an.

Hadirnya toko ini secara luas dipandang sebagai cara untuk menguji penjualan alkohol yang terkontrol.

Penguasa de facto Arab Saudi, Putra Mahkota Mohammed bin Salman, dan ayahnya, Raja Salman, telah menjalankan kebijakan liberalisasi yang dramatis di kerajaan tersebut.

Kebijakan tersebut bertujuan untuk menarik pariwisata, meningkatkan bisnis internasional, dan mengurangi ketergantungan ekonomi pada minyak mentah.

Baca juga: Tolak Minuman Alkohol saat Nge-DJ, Aksi Herjunot Ali Banjir Pujian

Kerajaan yang menganut hukum Syariah Islam ini juga telah membuka bioskop, mengizinkan perempuan untuk mengemudi, dan menggelar festival musik besar.

Namun, pidato politik dan perbedaan pendapat tetap dikriminalisasi secara ketat, bahkan berpotensi dengan hukuman mati.

Alkohol tetap dilarang untuk masyarakat umum.

Toko tanpa tanda tersebut menyerupai toko bebas bea. Kepemilikannya hingga kini masih dirahasiakan.

Keamanan diberlakukan sangat ketat. Setiap pengunjung akan diperiksa kelayakannya dan digeledah sebelum masuk. Ponsel dan kamera dilarang untuk dibawa masuk ke dalam. Bahkan para staf juga memeriksa kacamata untuk memastikan tidak ada kacamata pintar.

Associated Press berbicara dengan beberapa pelanggan yang keluar dari toko. Menurut pelanggan, harga yang ditetapkan sangat tinggi.

Para pelanggan menggambarkan toko tersebut relatif lengkap, meskipun beberapa mengatakan pilihan bir dan anggur terbatas.

Para diplomat dibebaskan pajak pembelian, tetapi hal itu tidak berlaku bagi pemegang Izin Tinggal Premium.

Baca juga: Selain Alkohol, Hindari 4 Makanan Ini agar Berumur Panjang

Izin Tinggal Premium dibuat sebagai bagian dari upaya kerajaan untuk menarik keahlian global. Berbeda dengan residensi lainnya, izin ini tidak memerlukan sponsor dari warga Arab Saudi dan menawarkan manfaat termasuk hak untuk memiliki properti, memulai bisnis, dan mensponsori keluarga.

Syarat untuk mendapatkannya adalah dibutuhkan penghasilan yang tinggi atau investasi dalam jumlah besar.

Warga Saudi dan penduduk lain yang ingin minum sering bepergian ke pulau tetangga Bahrain, di mana alkohol tersedia secara legal baik bagi Muslim dan non-Muslim.

Pada akhir pekan dan hari libur, pulau ini mengalami peningkatan pengunjung dari Arab Saudi dan seluruh kawasan Teluk, menjadikannya sebagai tempat liburan yang populer.

Pilihan yang lebih mahal adalah pergi ke Dubai di Uni Emirat Arab.

Sementara sebagian warga Saudi lain mengandalkan alkohol selundupan, yang bisa sangat mahal, atau minuman keras ilegal — oplosan yang dibuat sendiri dengan menggunakan bahan-bahan yang tidak aman.

Sebagian orang di Arab Saudi menikmati minuman non-alkohol untuk menangkap estetika budaya minum, seringkali dipamerkan di media sosial.

Baca juga: Zakir Naik: Ada Kandungan 5 Persen dalam Kemasan Bir Non Alkohol

Di acara-acara besar dan festival, tidak jarang terlihat antrean panjang terbentuk di stan bir non-alkohol, terutama di kalangan anak muda Saudi dan pengunjung yang ingin ikut merasakan suasananya.

Raja Abdulaziz, pendiri Arab Saudi, melarang penjualan minuman alkohol setelah insiden tahun 1951 di mana salah satu putranya, Pangeran Mishari, mabuk dan menggunakan senapan untuk membunuh wakil konsul Inggris Cyril Ousman di Jeddah.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 10 Januari 2026
Imsak
04:14
Shubuh
04:24
Dhuhur
12:04
Ashar
15:28
Maghrib
18:17
Isya
19:32
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan