LANGIT7.ID, Jakarta -
Rusia mengumumkan siap untuk berunding dengan semua pihak yang terlibat dalam perang di Ukraina. Hal itu disampaikan langsung oleh Presiden Rusia,
Vladimir Putin dalam sebuah wawancara.
Putin mengatakan, Rusia siap untuk bernegosiasi dengan
Ukraina. Dia mengklaim, selama ini Ukraina sendiri yang menolak rencana pembicaraan dari Rusia.
Kyiv, Ibu Kota Ukraina dan pendukung Baratnya disebut Putin hingga kini memang juga masih menolak untuk terlibat dalam pembicaraan.
Baca Juga: Dubes RI untuk Spanyol: Konflik Rusia-Ukraina Semakin Berdampak Buruk"Bukan kita (Rusia) yang menolak pembicaraan, itu mereka (Ukraina). Kami tidak punya pilihan lain, kami percaya Kremlin bertindak ke arah yang benar. Kami membela kepentingan nasional kami, kepentingan warga negara kami, rakyat kami," kata Putin melansir dari AP, Senin (26/12/2022).
Pusat benteng Rusia, Kremlin juga mengatakan akan berjuang sampai tujuannya tercapai dengan mengajak Ukraina untuk bernegosiasi. Putin menegaskan siap bernegosiasi dengan apapun solusi yang dapat diterima.
"Kami untuk menegosiasikan beberapa hasil dengan Ukraina yang dapat diterima dengan semua peserta proses ini," ujar Putin.
Baca Juga: Putin Ungkap Alasan Stop Perang, Berdampak Secara GlobalMeski demikian, pernyataan Putin muncul saat serangan terhadap Ukraina masih berlanjut. Peringatan serangan udara di Ukraina terjadi dua kali pada (25/12), di mana tiga rudal pada menghantam kota Kramatorsk di wilayah Donetsk.
Bahkan, serangan rudal turut menghantam kawasan industri kota. Gubernur Donetsk Ukraina, Pavlo Kyrylenko mengungkapkan peristiwat tersebut tidak menelan korban jiwa.
Diketahui, invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022 memicu konflik paling mematikan di Eropa sejak perang dunia dua. Invasi tersebut berdampak besar terhadap kondisi dunia saat ini, terutama dalam sektor ekonomi dan pangan.
Baca Juga:
Resmi, Putin Ingin Akhiri Konflik di Ukraina
Rusia dan Ukraina Bertukar Tawanan Perang, 214 Tentara Dibebaskan(gar)