LANGIT7.ID, Jakarta,- - Presiden Amerika Serikat
Donald Trump menyampaikan
pesan penuh berkah bagi
umat Islam yang merayakan Hari Raya
Idulfitri 1447 Hijriah, khususnya bagi warga Muslim AS.
"Saya dan Ibu Negara menyampaikan ucapan selamat terbaik kami kepada setiap warga Amerika yang merayakan Idulfitri," ujar Trump dalam keterangan resmi Gedung Putih pada Rabu (18/3/2026).
Ia juga menyampaikan salam hangat serta harapan agar masyarakat Muslim yang merayakan Idulfitri memperoleh berkah di hari kemenangan.
Baca juga: Haedar Nashir Serukan Persatuan dan Kedewasaan Sikapi Perbedaan IdulfitriMenurut Trump, Idulfitri, yang juga ia sebut sebagai Hari Raya
Berbuka Puasa, menjadi momen yang menyatukan komunitas Muslim dengan masyarakat luas dalam menghormati nilai-nilai spiritual di penghujung Ramadhan.
Lebih lanjut, Trump menilai perayaan Idulfitri juga menjadi pengingat akan prinsip dasar Amerika Serikat, yakni kebebasan beragama, yang terus dijaga oleh pemerintahannya.
"Hari raya ini juga berfungsi sebagai pengingat akan prinsip dasar Amerika tentang kebebasan beragama, yang diperjuangkan oleh pemerintahan saya setiap hari," katanya.
Selain Trump, Presiden Rusia
Vladimir Putin juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri kepada
umat Islam di Rusia.
Dalam pernyataan yang dirilis Kedutaan Besar Rusia di Indonesia, Putin menyebut Idulfitri sebagai simbol upaya umat Islam dalam mencapai kesempurnaan moral, menjunjung tinggi nilai kemurahan hati dan kasih sayang, serta mengingatkan pada nilai-nilai abadi ajaran Islam.
Baca juga: Muhammadiyah Gelar Shalat Idulfitri di Pondok Kopi, Khutbah Tekankan Refleksi DiriIa menekankan bahwa umat Islam di Rusia tetap menjaga tradisi sejarah dan spiritual warisan leluhur serta merayakan Idulfitri secara luas, baik di lingkungan komunitas maupun keluarga.
"Saya menegaskan bahwa umat Islam Rusia menjunjung tinggi tradisi sejarah dan spiritual warisan para leluhur serta merayakan hari raya ini secara luas di tengah komunitas dan dalam lingkungan keluarga," ujar Putin.
Putin juga menyoroti tradisi positif yang berkembang selama bulan suci Ramadan, seperti penyelenggaraan berbagai kegiatan amal, budaya-edukatif, serta acara bagi anak-anak dalam skala besar.
"Penyelenggaraan berbagai kegiatan amal, budaya-edukatif, dan acara bagi anak-anak dalam skala besar selama bulan suci juga telah menjadi tradisi yang baik," ucapnya.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi peran organisasi-organisasi Islam di Rusia yang dinilai berkontribusi dalam memperkuat institusi keluarga, membina generasi muda, serta membangun dialog konstruktif dengan lembaga negara dan masyarakat.
Baca juga: Pemerintah Resmi Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 MaretMenurut Putin, komunitas Muslim juga aktif dalam berbagai inisiatif patriotik, pendidikan, dan kemanusiaan yang memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial.
Dalam penutup pesannya, Putin menyampaikan penghargaan khusus kepada umat Islam.
"Kata-kata penghargaan khusus saya sampaikan kepada para penganut Islam yang bahu-membahu bersama rekan-rekan seperjuangan membela kebebasan dan kemerdekaan Tanah Air, serta memberikan dukungan kepada keluarga dan orang-orang terdekat para pahlawan. Saya mengucapkan selamat, kesehatan, kesuksesan, dan segala yang terbaik," tutup Putin.
Secara global, Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dirayakan oleh umat Islam di sejumlah negara pada Jumat, 20 Maret 2026.
Sementara di Indonesia, perayaan Idulfitri berlangsung bervariasi, yakni pada Jumat (20/3/2026) oleh sebagian umat Muslim dan Sabtu (21/3/2026) oleh sebagian lainnya.
(est)