LANGIT7.ID, Jakarta - Manfaat daun pepaya bukan cuma untuk lauk sayur tumis yang sedap. Ia memiliki khasiat lain yakni membunuh hama. Dikombinasikan dengan putri malu, daun pepaya menjadi cukup ampuh menjadi insektisida nabati.
Formula ini ditemukan oleh lima mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai upaya penangan ketahanan pangan yang ramah lingkungan dalam program Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K).
INPAYALU ( Insektisida Nabati Daun Pepaya dan Daun Putri Malu) demikian nama itu disematkan adalah hasil dari kreatifitas mahasiswa UMS sebagai solusi keresahan mengenai penggunaan Insektisida Sintetis.
Dlam jangka lama, insektisida kimia berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Selain itu riset TIM PKM K bertujuan mencegah hama kutu beras dengan bahan organik yang terdapat di lingkungan sekitar.
TIM PKM-K ini beraggotakan Eka Siwi Rendang Oktavia (Pendidikan Biologi), Fena Mulyana (Pendidikan Biologi), M. Galih Wicaksono (Pendidikan Biologi), Khansa Nindya Rafika (Farmasi), M.Sofyan Habibburrohman (Teknik kimia) dan di bimbing oleh Endang Setyaningsih, S.Si., M.Si (Dosen Pendidikan Biologi).
Dosen Pembimbing dalam PKM-K Endang Setyaningsih, S.Si., M.Si menyampaikan dengan adanya PKM-K ini dapat membantu petani ibu rumah tangga dan pedagang menghindari ancaman kutu beras.
M.Sofyan Habibburrohman, salah satu anggota tim berharap dengan dengan adanya INPAYALU dapat meningkatkan kepedulian masyarakat dalam melestarikan tanaman pembasmi hama/kutu dan menurunkan tingkat populasi kutu yang berada dalam beras.
"Saya berharap agar masyarakat semakin peduli dengan tanaman herbal yang memiliki efek untuk mengurangi hama dengan menggunakan IPAYALU," ujar Habibburrohman, dalam rilisnya seperti dilansir
RRI, Ahad (22/08/2021).
IPAYALU mempunyai zat Pappain, Flavonoid, dan tannin yang didapat dari extrak daun pepaya (Carica Papaya) dikombinasikan ektrak daun Putri Malu (Metanolik Mimosa Pudica Linn) mengandung senyawa alkaloid, saponin, flavonoid, tanin, fenolik yang mempunyai efek mencegah dan mengusir kutu beras yang meresahkan.
Kepala Biro Kemahasiswaan UMS Ir. Ahmad Kholid Alghofari. ST, MT, IPM menyampaikan hasil luaran PKM-K dapat menjadi Produk Kreatifitas yang bermanfaat secara luas dan memiliki nilai ekonomi.
Pengembangan produk INPAYALU memiliki pasar yang luas dengan tidak adanya produk serupa dan penggunaan yang simpel dengan pengemasan produk seperti kantong teh celup yang dapat digunakan selama 1 bulan lebih.
(arp)