LANGIT7.ID, Jakarta - Masyarakat diminta mewaspadai
cuaca ekstrem saat liburan akhir tahun. Imbauan ini berlaku bagi mereka yang melakukan perjalanan darat, laut dan udara.
BMKG mengimbau masyarakat selalu untuk memperhatikan informasi cuaca, sehingga selamat sampai tujuan dan bisa
berlibur bersama keluarga.
"Perhatikan potensi cuaca ekstrem yang terjadi, sehingga selamat sampai tujuan," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto dalam konferensi pers dilansir
Antaranews, Rabu (28/12/2022).
Baca Juga: BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Buruk di Perairan Merak-BakauheniUntuk perjalanan darat, kata dia, BMKG telah mengintegrasikan informasi cuaca kepada pemangku kepentingan terkait seperti pemerintah daerah, baik untuk jalur tol maupun non-tol.
"Di informasi itu ada jendela-jendela waktu, di mana hujan itu cenderung tidak terjadi di pagi, siang atau malam hari. Saat itulah bisa melakukan perjalanan," ujarnya.
Begitu juga dengan transportasi udara. Tidak semua penerbangan ditutup, namun tetap harus memperhatikan keselamatan perjalanan.
Sementara untuk transportasi laut, Guswanto mengatakan, BMKG juga bekerja sama dengan BPBD dan Kementerian Perhubungan untuk memberikan informasi kondisi cuaca penyeberangan, baik tinggi gelombang maupun arus laut.
Dalam kesempatan itu, Guswanto mengatakan, khusus wilayah Jabodetabek saat pergantian tahun selalu diguyur hujan.
"Tahun ini potensinya masih ada. Puncak musim hujan (Jabodetabek) diprediksi akan jatuh pada Januari, Februari, di antara bulan itu," katanya.
Dia mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang biasa terjadi pada saat puncak musim hujan.
"Pastikan infrastruktur tata kelola air, kalau infrastrukturnya bagus, air hujan ekstrem tidak akan menimbulkan masalah," tuturnya.
(bal)