LANGIT7.ID,- - Ungkapan "
Tahun Baru, Semangat Baru" kerap terdengar menjelang pergantian tahun. Namun, semangat seperti apa yang harusnya dibangun agar segala harapan bisa tercapai?
Dekan Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta, Erik Hadi Saputra mengatakan
semangat yang harus dibangun pada tahun baru adalah konsistensi energi.
Baca juga: Umat Islam Dianjurkan Tak Berlebihan Merayakan Tahun BaruMenurut Erik, yang juga dikenal sebagai motivator, untuk mencapai suatu impian besar energinya juga harus besar. Sementara orang yang bermimpi besar namun tidak melakukan apa pun, bakal berujung sebagai
crazy rich yang terlihat hebat namun pondasinya tidak kuat.
"Kita berharap bukan ini yang kita jadikan sebagai contoh, tetapi usaha kuat dan konsisten kita untuk meraih itu semua," ujar Erik dalam diskusi bertajuk Tahun 2023 Harapan Baru, Jumat (30/12/2022).
Direktur Kehumasan dan Urusan Internasional Universitas Amikom Yogyakarta itu meyakini akan terjadi resesi pada 2023 mendatang. Meski demikian ia percaya individu yang mempunya kompetensi kuat dan kreatif dapat mencapai target yang ditentukan.
"Kalau orang itu kreatif, dia pasti akan berpikir cara-cara apa saja yang bisa dilakukan untuk mencapai targetnya," katanya.
Baca juga: 7 Cara Realisasikan Resolusi Tahun Baru, Jangan Cuma Jadi WacanaErik pun mengibaratkan pemikiran kreatif tersebut dengan kuncir toga wisuda yang dipindahkan dari kiri ke kanan.
Menurut Erik, pemindahan kuncir tersebut karena saat kuliah otak kiri yang lebih banyak digunakan. Otak kiri sendiri mempunyai kemampuan yang sudah terstruktur, terpola, dan tertata.
Kemudian, kuncir dipindah ke kanan bermakna harapan saat mahasiswa menyelesaikan studinya diharapkan juga dapat memaksimalkan otak kanan yang mencakup kreativitas, imajinasi, dan inovasi.
"Syukur-syukur selama kuliah kita juga sudah biasa mengkombinasikan itu," jelasnya.
Artinya bahwa kreativitas itu harus terus dikembangkan sebab hal ini berkaitan pada kemampuan sumber daya unggul.
(est)