Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

3 Pembelian Terburuk di Usia 20-an, Sadari Sebelum Terlambat

mahmuda attar hussein Senin, 02 Januari 2023 - 12:50 WIB
3 Pembelian Terburuk di Usia 20-an, Sadari Sebelum Terlambat
https://langit7.id/tag/8940/dorong-kemandirian. (Foto: iStock).
LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 3 pembelian terburuk yang biasa dilakukan kaum muda di usia 20 tahunan. Banyak dari mereka yang membeli barang yang sebenarnya kurang bermanfaat.

Lebih dari itu, CEO dan Founder ternakuang.id, Reymond Chin mengungkapkan, pembelian terburuk ini juga bisa menjadi salah satunya penyebab orang sulit mencapai kemandirian finansialnya.

Itu karena mereka hanya berkutat pada barang-barang yang justru menghabiskan uangnya tanpa memberikan nilai lebih. Berikut 3 pembelian terburuk diusia 20-an versi Reymond Chin:

Baca Juga: Cara Hindari Stroke di Usia Muda, Ganti ke Gaya Hidup Sehat

1. Depreciating Luxuries

Menurutnya, depreciating luxuries sering dianggap keliru karena kebanyakan orang ingin memilikinya karena merasa perlu dijustifikasi.

Contohnya adalah mereka yang rela menabung bahkan berutang untuk memiliki barang-barang mewah. Adapun barang mewah yang biasa dibeli itu seperti tas mewah, mobil mewah, hingga jam tangan mewah.

"Asal kalian tahu, semua produk ini bukan ditujukan untuk orang kaya. Barang mewah ini ditujukan untuk mereka yang belum kaya tapi mau terlihat kaya," ujar dia dikanal YouTubenya, Senin (2/1/2023).

Ironisnya, kebiasaan ini adalah satu hal yang justru membuat orang-orang menjadi tidak bisa kaya. Tidak sedikit pula barang mewah yang dibeli itu hanya dijadikan bahan untuk pamer, bukan investasi.

"Hal terburuknya adalah, membeli barang mewah bukan hanya mengurangi uang, tapi juga internal self esteem, karena kebanyakan hanya mengejar status sosial," katanya.

2. Cicilan Konsumtif

Utang sebisa mungkin lebih baik untuk dihindari. Apalagi berutang untuk sesuatu yang sifatnya konsumtif.

Parahnya, masih banyak orang yang justru berutang untuk cicilan mobil. Sebab, nilai dari barang-barang tersebut akan turun seiring waktu, tapi justu bunga cicilannya semakin berat.

"Lebih buruk dari itu adalah bisa mempengaruhi mental. Hal-hal konsumtif itu sebetulnya bisa dipenuhi dengan mengelola keuangan sebaik mungkin, dengan menabung dan spending saat uangnya betul-betul telah terkumpul," katanya.

Salah satu alasan yang bikin orang sulit kaya adalah karena mereka stuck pada level middle. Hal itu disebabkan kebiasaan berutang akibat keinginan pada sesuatu yang padahal belum ada kemampuan secara finansial.

3. Barang Murah

Kenyataannya, membeli barang murah bukanlah hal terbaik. Hal yang mesti dipertimbangkan saat membeli produk atau barang adalah sebuah nilai.

"Jadi pastikan nilai itu bisa didapatkan dan selaras dengan harga yang dibayarkan," katanya.

Membeli barang seken karena terbilang murah, justru bisa membuat orang menghabiskan lebih banyak uang di kemudian hari.

Alasannya, karena barang-barang murah biasanya memiliki kualitas rata-rata yang pada akhirnya mengharuskan orang mengeluarkan biaya lebih untuk perawatan.

"Jadi daripada cari barang murah, lebih baik membeli barang yang sesuai dengan nilai dan fungsinya," ujarnya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)