LANGIT7.ID - Turunnya hujan di negara tropis seperti Indonesia adalah hal yang biasa, namun turunnya hujan di lapisan es Greenland yang biasanya turun salju adalah sesuatu yang mengkhawatirkan.
Dikutip dari akun Greenpeace Indonesia, Sejak 1950 para peneliti telah mencatat kondisi cuaca di lapisan es Greenland, dan tidak pernah sekalipun hujan turun hingga pada 14 Agustus lalu, dimana hujan deras turun selama beberapa jam di lapisan es Zenith pada ketinggian 3.216 mdpl.
Sementara menurut Von Walden dari Summit Station Science Coordination Office and Washington State University Amerika Serikat (AS), hujan deras ini merupakan yang pertama terjadi sejak National Science Foundation yang terletak di puncak Greenland berdiri pada akhir 1980-an.
Berdasarkan pantauan satelit NASA, hujan ini memperparah pencairan es yang terjadi di kawasan ini.
"Panas musim panas memicu peristiwa pencairan besar lainnya pada 14-15 Agustus 2021, tetapi kali ini, pencairan diperparah oleh curah hujan," tulis NASA di laman resminya.
Sebelumnya, pencairan es di Greenland hanya terjadi akibat kenaikan suhu semata seperti terjadi pada 2012 dan 2019. Tapi, baru kali pertama pencairan es makin parah akibat terjadi hujan deras seperti diungkap Christopher Shuman, glasiologis dari Universitas Maryland, AS, yang berkantor di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard, NASA.
Kawasan Arktik yang masih murni, mengalami peningkatan suhu dua kali lebih cepat dari tempat manapun di Bumi kita yang membuat lapisan es mencair lebih cepat yang belum pernah terjadi selama 12.000 tahun.
Mencairnya lapisan es akibat krisis iklim adalah akibat dari pembakaran bahan bakar fosil seperti minyak bumi dan batubara, yang akan menghilangkan ekosistem alami Arktik dan memicu kenaikan muka air laut di seluruh dunia.
Melansir laman milik World Wildlife Fund (WWF), salah satu dampak utama dari mencairnya gletser adalah kenaikan permukaan air laut dunia, karena bongkahan gletser akan jatuh dan mencair di laut. Akibatnya erosi pantai dan gelombang badai pantai, seperti topan, akan meningkat.
Para ahli memperkirakan jika seluruh gletser dan lapisan es di bumi mencair, permukaan laut dunia akan mengalami peningkatan sebesar 230 kaki atau sekitar 70 meter. Akibatnya seluruh kota pesisir akan ditutupi laut dan luas daratan akan menyusut.
(jqf)