LANGIT7.ID, Jakarta - Islam mengajurkan umatnya tidak
menikahi perempuan atau laki-laki yang berbeda level atau status sosialnya. Sebab dikhawatirkan bisa menimbulkan masalah baru.
Istilah ini disebut sekufu atau level yang setara antara
pengantin pria dan perempuan. Baik setara dalam pendidikan, ekonomi, hingga latar belakang keluarga masing-masing.
Pendakwah sekaligus konsultan kesehatan,
Ustaz Zaidul Akbar mengungkapkan, umat Islam tidak boleh menikah dengan orang yang tidak selevel atau tidak sekufu. Bahkan ada bahaya yang menyertainya bila terus dilakukan.
"Karena memang nantinya urusan
pernikahan ini akan panjang," ujar dia dalam penggalan kajiannya, Kamis (12/1/2023).
Baca Juga: MUI Tegaskan Pernikahan Lintas Agama Haram dan Tidak SahPasalnya, ketika seorang suami misalnya memiliki status yang lebih tinggi daripada istrinya, bisa jadi ia akan melakukan kekerasan secara verbal yang tak dibenarkan dalam ajaran Islam.
"Secara alam bawah sadar dia sering menunjukkan sikap-sikap menghina atau mengejek atau mungkin mencela istri," ungkapnya.
Bahaya perilaku seperti ini bisa menimbulkan penyakit bagi istri yang level dan statusnya berada di bawah suami. Apalagi bila sang istri tidak memiliki bekal rohani yang kuat, begitu juga sebaliknya.
"Bila pernikahan tidak dibekali dengan iman dan ilmu, maka semua kata-kata atau kalimat tadi akan terserap masuk ke dalam tubuh seseorang," katanya.
Penggagas Jurus Sehat Rasulullah ini juga menambahkan, ketika kalimat tersebut terserap ke dalam tubuh maka akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan.
Selain penyakit pada tubuh, masalah seperti ini bila tak diselesaikan juga bisa menimbulkan masalah dalam keharmonisan rumah tangga.
Untuk itu, modal utama dalam pernikahan adalah iman dan ilmu. Sehingga dengan kedua hal tersebut kata-kata dan perilaku pasangan tidak sampai merendahkan atau bahkan menyakiti satu sama lain.
"Jadi hati-hati dengan kata-kata dan sikap kita terhadap pasangan. Sebab kadang-kadang sikap kita itu membuat orang lain merasa kecil hati dan teraniaya, yang akhirnya akan ada konsekuensi pada organ dalam tubuh," tambahnya.
(bal)