Aktivitas Gunung Marapi Meningkat, 162 Erupsi Sepekan
Andi MuhammadJum'at, 13 Januari 2023 - 20:05 WIB
Gunung Marapi di Sumatera Barat mengalami erupsi, Sabtu (07/1/2023). (Foto: ANTARA)
LANGIT7.ID, Jakarta - Gunung Marapi di Sumatera Barat menunjukkan peningkatan aktivitas. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, letusan terjadi sebanyak 162 kali sejak Sabtu (7/1/2023).
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Bambang Warsito mengatakan, hingga saat ini, Gunung Marapi masih mengalami erupsi dengan keadaan tertutup kabut. "Jumat ini saja, hingga pukul enam pagi tercatat sekitar 4 kali letusan dengan kondisi tertutup kabut," kata Bambang, Jumat (13/1/2023).
Dia mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap waspada. Terlebih, BPBD masih belum mencabut status level II Gunung Marapi. "Masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas di radius 3 km dari kawah," ujarnya.
Sebelumnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Gunung Marapi terus menunjukkan aktivitas vulkanik. Tinggi kolom abu vulkanik Marapi itu mencapai 1.000 meter dari puncak pada Kamis (12/1/2023) kemarin.
PAG Marapi melaporkan semburan tersebut terjadi pada pukul 10.58 WIB dengan abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut dan tenggara. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 5.1 mm dan durasi 184 detik.
"Sejak 26 Desember, Marapi sudah mengalami peningkatan aktivitas dan pada Sabtu lalu mengalami erupsi," jelas Pengamat Gunung Marapi Ahmad Rifandi.