LANGIT.ID, Jakarta - Ada 5 cara untuk menemukan niche market kaitannya dalam
berbisnis. Cara ini tidak hanya penting untuk menemukan pasar tapi juga memenangi persaingan usaha.
Melansir dari
The Balance SMB, niche market adalah bagian dari sebuah industri dengan
target pasar dan konsumen yang lebih spesifik.
Dari target pasar tersebut, seorang
pebisnis atau marketer akan melakukan penjualan produk atau layanan yang ditawarkan.
Menemukan niche market sebetulnya bisa dilakukan melalui riset kecil terkait target pasar. Namun langkah sulit selanjutnya adalah memenangi
penjualan dari kompetitor terhadap niche market tersebut.
Artinya tantangan yang dihadapi pebisnis dalam hal ini tidak hanya seputar produk dan layanan yang ditawarkan, tapi juga sukses menjualnya kepada target pasar.
Untuk itu,
Langit7 berupaya memberikan 5 cara untuk menemukan niche market dan sukses memenangi kompetisi penjualan produk. Melansir Entrepreneur berikut ulasannya:
1. Temukan Jati DiriNiche market harus muncul secara alami dari tujuan, minat, dan nilai pada jati diri Sahabat. Sebab, ide terbaik untuk menentukan ceruk pasar (niche market) adalah datang dari pengalaman sendiri.
Jadi pastikan Sahabat memiliki keterampilan khusus yang telah dikembangkan, rela mengembangkan keterampilan itu sekalipun tak dibayar, juga pastikan menyukai untuk melakukannya.
Terlebih, kunci untuk menemukan ceruk yang ideal adalah mengidentifikasi aktivitas yang sama sesuai antara keterampilan yang dikuasai dengan kegemaran target pasar.
2. Survei Target PasarSetelah menemukan jati diri, maka langkah selanjutnya adalah melakukan survei target pasar untuk mengetahui poin utamanya, yaitu kegemaran dan kebutuhan dari target pasar.
Salah satu cara mengetahuinya adalah dengan mengamati perbincangan audiens terkait kebutuhan mereka.
Audiens biasanya akan berbincang terkait kebutuhannya di kolom komentar dari produk yang diunggah di media sosial ataupun platform marketplace. Jadi pastikan Sahabat melakukan survei terkait yang mereka butuhkan.
3. Amati PersainganApa pun niche market yang menjadi target, Sahabat tetap harus mengamati arah pergerakan dari persaingan pasar.
Gunakan kata kunci google untuk mengetahui apa yang diperbincangkan audiens. Sasar toko milik kompetitor dan perhatikan produk apa yang mereka tawarkan untuk menjawab kebutuhan audiens tersebut.
Ketika Sahabat menemukan kata kunci dengan traffic tinggi, maka cepatlah untuk turut serta menawarkan produk yang sama. Dengan catatan produk tersebut masih memiliki persaingan yang sedikit.
Sebab, bisa jadi itu menjadi peluang bagus untuk ikut serta meramaikan persaingan pasar.
4. Potensi ProfitabilitasSekarang waktunya berhitung! Pastikan Sahabat bisa mendulang keuntungan dari niche market yang menjadi target pasar.
Gunakan Google Trends untuk menemukan kata kunci dengan volume pencarian terbesar. Jadikan kata kunci tersebut sebagai indikator yang berpotensi untuk meningkatkan penjualan.
5. Pengujian Ide Langkah terakhir yang bisa Sahabat lakukan adalah memvalidasi atau menguji ide. Pertama-tama, Sahabat bisa menawarkan produk kepada orang terdekat dan minta pendapat mereka.
Ketika mendapat respon positif, maka Sahabat bisa melanjutkannya ke level yang lebih tinggi, yaitu menjual produk di marketplace atau di media sosial.
Gunakan strategi pemasaran online untuk bisa menjangkau banyak pembeli. Di antaranya yaitu potongan harga, gratis ongkos kirim, atau paket bundle.
(bal)