LANGIT7.ID - , Mekkah - Presidensi Umum Urusan
Dua Masjid Suci mengintensifkan upaya penanggulangan dampak hujan di
Masjidil Haram guna menjaga keselamatan
jamaah umrah dan pengunjung.
Wakil Sekretaris Presidensi Umum untuk Layanan dan Perlindungan Lingkungan Eng. Ahmed Bin Omar Bal'amish mengatakan, area
Tawaf, tempat sholat, pintu masuk dan keluar disiapkan segera setelah hujan berhenti hanya dalam waktu seperempat jam.
Baca juga: Masjidil Haram Siap Hadapi Musim Hujan, Jamaah Tetap Berhati-hatiDia mencontohkan, sekitar 500 mesin dan peralatan yang digunakan untuk menghilangkan dampak hujan dari area Tawaf, alun-alun luar, dan atap Masjidil Haram.
"Badan Presidensi Umum untuk Layanan dan Perlindungan Lingkungan sedang mengintensifkan persiapan rencana darurat, termasuk pengembangan pencegahan dalam persiapan untuk hujan lebat," kata Bal'amish dikutip dari Saudi Gazette, Senin (16/1/2023).
Rencana tersebut didasarkan pada pendistribusian tenaga kerja dan aparat pengawas ke lokasi dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sebagai layanan terbaik kepada mereka yang mengunjungi Dua Masjid Suci tersebut.
Baca juga: Masjidil Haram Luncurkan Program Pelajaran Islam Bahasa MandarinSebagai informasi, agensi telah merekrut lebih dari 200 supervisor, yang berpartisipasi dalam mengawasi lebih dari 4.000 pekerja pria dan wanita.
Di samping itu, lanjut Bal'amish, presidensi juga menyediakan jas hujan
dan alat bantu jalan plastik yang tersebar di sepanjang pintu masuk utama dan sekunder serta di pintu masuk eskalator.
Selain itu juga membersihkan lubang drainase dan ruang inspeksi untuk memastikan tidak ada kerusakan.
Baca juga: Bantu Jamaah Lansia, Kereta Listrik Masjidil Haram Bisa Tampung 7 Orang(est)