LANGIT7.ID - , Jakarta - Artis senior
Christine Hakim menjadi perbincangan publik setelah tampil berperan sebagai Prof Ratna Pratiwi,
ilmuwan mikologi
Universitas Indonesia di serial "The Last of Us".
Serial ini menceritakan tentang kehidupan manusia yang hancur setelah adanya virus yang berbahaya. Christine muncul dalam episode 2 yang bertajuk Infected, yang berlatar kisah di Indonesia.
Baca juga: Christine Hakim: Film Adalah Sarana Dakwah Kaum MudaDalam episode tersebut, dijelaskan bahwa
virus yang membuat manusia jadi zombi itu muncul dari sebuah laboratorium di Jakarta. Sejumlah percakapan dengan bahasa Indonesia pun banyak bermunculan.
"Christine Hakim sebagai "Ratna Pertiwi" di series @thelastofus. Setelah hampir 2 tahun project ini kami rahasiakan, Akhirnya kabar baik ini sudah bisa dinikmati dan dibagikan kesuluruh dunia," ujar manajer Christine Hakim, Arya Ibrahim, dalam unggahan Instagramnya @aryaibrahims, dikutip Kamis (26/1/2022).
Sementara, jurnalis hiburan Rama Tampubolon yang berkecimpung di Hollywood mengaku pilihan HBO yang menghadirkan Christine Hakim di serial tersebut cukup tepat.
"Sebagai orang Indonesia, saya memuji HBO karena memilih aktor Indo yang sebenarnya untuk The Last of Us episode 2. Teks bahasanya juga tepat," katanya di akun Twitter pribadinya @RamasScreen.
Baca juga: Christine Hakim Akui Jadi Juri Film Pendek Islami Getarannya Beda"Sering kali ketika pertunjukan atau film berlatar Jakarta, Indonesia, mereka memilih aktor Pinoy atau Thailand untuk memerankan karakter Indo. Tapi pujian untuk HBO," lanjut dia.
Tak hanya itu, dia juga mengaku bangga ketika mendengar Christine berbahasa Indonesia dalam serial tersebut.
"Christine berbicara bahasa ibu saya di yang terakhir dari kita episode 2. Membuat kami orang Indonesia bangga," tandasnya.
(est)