LANGIT7.ID - , Jakarta - Aktris senior
Christine Hakim mengaku merasakan getaran yang berbeda saat dirinya didapuk menjadi Ketua Dewan Juri Nasional
Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI). Padahal publik mengenal Christine memiliki jam terbang tinggi menjadi juri perfilman hingga tingkat internasional.
"Saya tidak ingat berapa kali saya menjadi juri, bahkan hingga ke Festival Film Cannes yang kelasnya sudah mendunia. Minggu lalu saya juga baru menjadi juri dalam Malaysian International Film Festival. Tapi, jujur menjadi juri di FKPI 2022 ini getarannya berbeda," ujar Christine dalam sambutannya di acara Penganugerahan KFPI Tahun 2022, di Jakarta, Jumat (22/7/2022).
Baca juga: Menag Yaqut: Syiar Agama Lewat Film Lebih Kena ke Generasi MilenialTak hanya itu, Christine mengatakan dirinya juga bergetar saat mendengar ayat suci
Alquran dan doa dibacakan pada pembukaan acara tadi malam. Bagi Christine, ayat-ayat suci itu seperti mengingatkan dirinya untuk tidak memikirkan masalah dunia saja.
"Betul-betul saya tadi mendengar pembacaan ayat suci Alquran dan doa, hati bergetar. Biar nggak lupa jadi bintang film, hanya mikirin masalah dunia. Biar ingat juga bahwa ada masalah akhirat yang harus dipikirkan," lanjut aktris yang mengawali kariernya di film "Cinta Pertama" ini.
Christine pun mengapresiasi langkah
Kementerian Agama menjadikan film sebagai bagian dari
syiar agama dan memotivasi anak muda untuk selalu berbuat kebaikan.
"Ini sesuatu yang luar biasa dan sangat menyenangkan. Bukan sekedar
festival film. namun menyambung silaturahmi dan saya bersyukur menjadi bagian dari Kementerian Agama," terang Christine.
Sebagai dewan juri yang menilai 33 film dari ribuan film yang masuk, Christine mengaku terkejut dengan usaha peserta membuat sebuah karya yang apik.
Baca juga: Film Pendek Islami Piwulang Raih Juara 1 Tingkat Jateng"Sebagai Ketua Dewan Juri, saya menaruh harapan agar film-film yang masuk dalam KFPI 2022 ini dapat disosialisasikan di sekolah-sekolah di bawah Kementerian Agama. Ini bukan sekadar film melainkan
penyambung silaturahmi sebangsa dan se tanah air serta memperkuat semangat persaudaraan. Film-film ini juga banyak nilai positifnya," sambungnya.
Berikut daftar pemenang Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI) Tahun 2022:
Film Terbaik
1. Juara I dengan judul film Seberkas Cinta Dari Dita (Daerah Istimewa Yogyakarta dan mendapat hadiah 50 juta
2. Juara II dengan judul film Doa Yang Tersirat (Sulawesi Tenggara) dan mendapat hadiah 30 juta
3.Juara III dengan judul film Penghulu di Hulu Sungai (Kalimantan Utara) dan mendapat 20 juta
Juara Harapan
1. Harapan I dengan judul film Piwulang (Jawa Tengah) dan mendapat hadiah 17,5 juta
2. Harapan II dengan judul film Pejuang Surga (Lampung) dan mendapat hadiah 15 juta
3. Harapan III dengan judul film Aldy (Aceh) dan mendapat 10 juta
Baca juga: Film Pendek Karya Komunitas Film Indie di Ambon Diputar di IMAJITARI 2021(est)