Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home lifestyle muslim detail berita
Belajar dari Film Pendek "Sambung Silaturahmi"

Jangan Sampai Ambisi Duniawi Memutus Tali Persaudaraan

tim langit 7 Ahad, 22 Februari 2026 - 10:01 WIB
Jangan Sampai Ambisi Duniawi Memutus Tali Persaudaraan
LANGIT7.ID-Jakarta; Kesibukan mengejar materi dan target finansial acapkali membuat manusia modern menjelma menjadi pribadi yang individualis. Ambisi duniawi kerap kali mengaburkan pandangan kita bahwa ada hal yang jauh lebih berharga daripada sekadar tumpukan rupiah, yakni hubungan baik dengan sesama. Realitas hustle culture yang menggerus nilai sosial ini direpresentasikan dengan sangat cermat dalam drama pendek berjudul "Sambung Silaturahmi".

Potret kehidupan ini terekam jelas dari keseharian tiga tetangga yang sama-sama berstatus sebagai pencari nafkah. Rio sibuk mengejar target pesanan jus alpukat demi bisa mudik naik pesawat, Tara begitu ambisius agar produk flash sale-nya ludes demi impian pindah ke apartemen mewah, sementara Bu Lina berjibaku mengejar tenggat waktu pesanan kuenya. Ketiganya tenggelam dalam ego sektoral profesi masing-masing, merasa bahwa urusan bisnis merekalah yang paling krusial di dunia ini sehingga abai terhadap toleransi.

Namun, skenario ambisius mereka seketika runtuh saat pemadaman listrik terjadi. Blender mati, gawai kehabisan daya, dan panggangan oven tak bisa menyala. Momen blackout ini menjadi teguran simbolis bahwa sekeras apa pun manusia mengejar rezeki, semuanya bisa terhenti dalam sekejap jika Allah SWT berkehendak mencabut sedikit saja nikmat-Nya. Di titik lumpuh inilah, mereka dipaksa menyadari bahwa mereka tidak bisa hidup sendiri dan sangat membutuhkan bantuan orang lain di sekitarnya.

Klimaks dari drama ini berujung pada sebuah resolusi yang indah. Setelah melewati berbagai ketegangan dan insiden penyelamatan ikan Pak Ali, ketiganya meletakkan ego bisnis mereka. Alih-alih kembali sibuk sendiri-sendiri, mereka justru berkumpul, mencicipi hidangan bersama, dan puncaknya, Tara mengajak Pak Ali beserta tetangga lainnya untuk sekadar membuat konten video kebersamaan yang hangat dan penuh canda tawa. Sebuah pemandangan yang tak pernah terbayangkan saat mereka masih dikuasai ego di awal cerita.

Baca juga: Bahaya Prasangka Buruk di Lingkungan Bertetangga

Baca juga: Meruntuhkan Keangkuhan dan Indahnya Saling Memaafkan

Jangan Sampai Ambisi Duniawi Memutus Tali Persaudaraan

Baca juga: Jangan Biarkan Orang Tua Merasa Sepi di Bulan Ramadhan

Baca juga: Tetangga Adalah Saudara Terdekat Saat Musibah


Perubahan sikap ini menggemakan sebuah prinsip fundamental dalam ajaran Islam tentang korelasi antara hubungan sosial dan rezeki. Rasulullah SAW dengan tegas bersabda: "Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi." (HR. Bukhari no. 5985 dan Muslim no. 2557). Drama ini memvisualisasikan hadits tersebut dengan sempurna; ketika permusuhan diubah menjadi keakraban, pintu rezeki, baik berupa kelancaran urusan maupun kebahagiaan batin,justru terbuka lebih lebar.

Allah SWT juga selalu mengingatkan hamba-Nya untuk tidak mendewakan pencarian duniawi hingga merusak hubungan persaudaraan. Dalam Al-Qur'an disebutkan: "Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu... dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu." (QS. An-Nisa: 1).

Kisah ini memberikan suntikan moral yang sangat berharga. Mengejar target penjualan atau ambisi karier bukanlah hal yang dilarang, namun jangan sampai hal tersebut menumbalkan nilai-nilai kemanusiaan dan kerukunan di lingkungan tempat kita tinggal. Pesan hangat tentang hakikat keberkahan rezeki di balik silaturahmi ini sukses diramu menjadi tontonan bergizi melalui film pendek produksi PT Djarum dan disutradarai Imam Darto.



(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)