LANGIT7.ID - , Jakarta - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
Muhaimin Iskandar mengatakan akan mengajak Partai Golkar masuk ke dalam
Koalisi PKB-Gerindra.
"Dalam waktu dekat, saya akan melakukan pertemuan dengan
Partai Golkar untuk membicarakan berbagai hal, salah satunya soal koalisi," kata Cak Imin sapaan Muhaimin Iskandar di Kantor DPP PKB, Jakarta, Ahad (5/2/2023).
Baca juga: Dua Keutamaan Ramadhan untuk Kampanye Capres Menurut Cak IminMuhaimin menyebut pertemuan tersebut bukan untuk membentuk koalisi baru namun untuk mengajak Golkar bergabung ke dalam koalisi PKB-Gerindra.
"Justru kita mengajak Golkar untuk bergabung," kata Cak Imin, mengutip Antara, Senin (6/2/2023).
Pun begitu, Cak Imin menegaskan pihaknya akan terus membuka komunikasi dengan semua partai. Hal tersebut, lanjut Cak Imin, sudah dikomunikasikan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
"Semua, semua partai kita ajak bicara, kita undang kita ajak bicara," ujarnya.
Baca juga: Cak Imin Klaim PKB dan Gerindra Segera Deklarasi Capres-CawapresSeperti diketahui, PKB dan Gerindra telah membentuk koalisi dengan meluncurkan Sekretariat Bersama (Sekber) Partai Gerindra-PKB dalam rangka menyambut Pemilu 2024.
Meski demikian, PKB hingga kini belum memutuskan nama-nama capres dan cawapres yang diusung bersama Gerindra.
Sebelumnya, pada 14 Januari 2023 lalu, Waketum PKB Jazilul Fawaid mengatakan hasil Ijtima Ulama Nusantara, yang digelar PKB pada 13-14 Januari 2023, merekomendasikan Muhaimin Iskandar maju sebagai bakal capres atau cawapres pada Pilpres 2024.
"Hasil dari pertemuan Itjima Ulama ini mendorong agar Gus Muhaimin maju menjadi capres atau cawapres 2024 dan segera menentukan pasangannya,” kata Jazilul.
Baca juga: Koalisi PKB-Gerindra, Cak Imin: Insyallah Dalam Waktu Dekat Saling Nyatakan CintaMenurut dia, para ulama juga memberikan batas waktu agar PKB segera menentukan nama capres dan cawapres yang diusungnya sebelum Ramadhan.
"Sesegera mungkin (menentukan), tetapi para kiai memberikan batas waktunya. Kalau bisa sebelum puasa, sebelum Maret berarti, ya, paling lambat," ujar Jazilul.
(est)