LANGIT7.ID - , Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga
Zainudin Amali mengatakan gelaran
Piala Dunia U-20 tahun 20203 akan terasa spesial. Pasalnya, FIFA membuat pengecualian untuk Indonesia sebagai tuan rumah mengadakan upacara pembukaan.
Amali menjelaskan, Piala Dunia U-20 tahun 2023 nantinya akan dilakukan
opening dan
closing ceremony. Hal ini, katanya, belum pernah dilakukan selama gelaran Piala Dunia U-20 di negara manapun.
Baca juga: Sambut Piala Dunia U-20, Menpora Sebut Bakal Ada Trophy Tour"Khusus untuk Indonesia, ini oleh Presiden FIFA itu diizinkan kebetulan saya yang datang langsung waktu itu di Doha, Qatar menjelang pertandingan final Piala Dunia antara Prancis dan Argentina,” kata Menpora usai menyaksikan pertandingan BRI Liga 1 antara PERSIB Bandung melawan PSS Sleman di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Ahad (5/2/2023).
“Ini pertama sekali U-20 ada
opening dan
closing tapi tetap kita akan jaga supaya tidak boleh lebih meriah dari yang senior (Fifa World Cup)," imbuhnya.
Menpora mengatakan, upacara pembukaan Piala Dunia U-20 akan digelar di Stadion Utama
Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Piala Dunia U-20 akan diselenggarakan pada 20 Mei sampai 11 Juni 2023.
"(Pembukaan) itu sudah ditentukan di Stadion Utama Gelora Bung Karno," kata Amali.
Baca juga: Wishnutama Jadi Konseptor Pembukaan Piala Dunia U-20 2023Dia menambahkan, persiapan Indonesia untuk menyelenggarakan Piala Dunia U-20 tahun 2023 sudah rampung. Terutama terkait dengan
venue pertandingan dan insfrastruktur pendukung lainnya.
FIFA pun sudah melakukan inspeksi langsung terhadap stadion-stadion yang akan digunakan dan telah memberikan sejumlah catatan untuk dilakukan perbaikan. Saat ini
Kementerian PUPR selaku penanggungjawab infrastruktur tengah melakukan sejumlah perbaikan terhadap catatan FIFA tersebut.
"Kalau untuk lapangan atau venue utamanya, FIFA kan sudah menginspeksi, ada beberapa catatan termasuk Stadion Si Jalak Harupat (Bandung). Jadi mereka sudah melihat seperti apa persiapan kita termasuk sarana-sarana pendukungnya," ujarnya.
Bahkan, lanjut Menpora Amali, panitia lokal Piala Dunia U-20 saat ini sedang melakukan seleksi terhadap volunter atau sukarelawan. Pihak FIFA pun kaget dengan antusias sukarelawan Indonesia yang ikut mendaftar mencapai 100 ribu orang dalam dua minggu waktu pembukaan pendaftaran.
Baca juga: Menpora Amali Tekankan Empat Sukses Piala Dunia U-20 2023(est)