Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Sistem Syariah Tumbuh Cepat di Industri Keuangan Global

mahmuda attar hussein Rabu, 25 Agustus 2021 - 18:47 WIB
Sistem Syariah Tumbuh Cepat di Industri Keuangan Global
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: instagram smindrawati
LANGIT7.ID, Jakarta - Keuangan syariah diyakini menjadi salah satu sektor yang mengalami pertumbuhan tercepat di industri keuangan global, bahkan mampu melampaui pasar keuangan konvensional.

Dalam laporan Global Islamic Economic Report pada 2020, diproyeksikan keuangan syariah akan pulih dan mengalami pertumbuhan meski terdampak pandemi Covid-19. Tren tersebut juga sejalan dengan keuangan syariah di Indonesia yang juga mengalami pertumbuhan positif di tengah pandemi.

“Aset perbankan syariah tumbuh 15,6 persen (yoy) pada Mei 2021 atau senilai Rp598,2 triliun. Oleh karena itu, kinerja perbankan syariah jauh lebih baik daripada yang konvensional," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di acara 5th Annual Islamic Finance Conference (AIFC), Rabu (25/8).

Baca juga: Sri Mulyani Sebut Kualitas SDM Berpengaruh Atasi Middle Income Trap

Selain itu, outstanding sukuk juga mengalami pertumbuhan 10,75 persen (year-to-date) per Juli 2021. Indonesia memiliki peluang yang besar untuk mengoptimalkan pasar keuangan syariah dengan mengembangkan lebih banyak varian pembiayaan sukuk, seperti Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) dan Green Sukuk.

“Di tengah ketidakpastian kondisi pasar global akibat Covid-19, pada Juni 2021, Pemerintah Indonesia kembali menerbitkan Green Sukuk di pasar global senilai total USD3 miliar. Ini merupakan peranan pemerintah dalam meningkatkan partisipasi sektor swasta mengembangkan proyek hijau berbasis syariah,” ujarnya.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Akseleratif, Pemerintah Proyeksikan Rp300 Triliun untuk Kesehatan

Sri Mulyani menyebutkan, penerbitan Global Green Sukuk mendapatkan berbagai pencapaian. Salah satunya adalah pertama kali dan terpanjang di dunia dengan imbal hasil Green Sukuk mencapai 30 tahun.

“Sukuk yang diterbitkan Indonesia di pasar global juga menunjukan ketertarikan banyak investor hijau global, sebesar 57 persen dari total nilai penerbitan Green Sukuk. Imbal hasilnya juga mendapatkan pencapaian, tercatat sebagai imbal hasil 30 tahun terendah yang pernah ada," bebernya.

Green Sukuk diyakini berpotensi meningkatkan investasi publik dan swasta secara signifikan. Serta membangun ketahanan ekonomi, mengurangi emisi karbon, dan dapat menjadi game changer di tengah pandemi Covid-19.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)