LANGIT7.ID - , Lombok - Wakil Presiden
KH M’aruf Amin turut mengomentari
geger geden Gita Savitri vs Warganet di Twitter soal
childfree atau keputusan tak ingin memiliki anak. Menurut Kiai Ma'ruf konsep
childfree menyalahi tujuan
pernikahan.
"Tentu apa namanya itu (childfree) ya, jadi itu tidak ada," ujar Ma'ruf dalam keterangan persnya di sela kunjungan kerja ke Lombok Tengah, NTB, Jumat (10/2/2023).
Baca juga: Para Influencer Kritik Arogansi Gita Savitri Soal ChildfreeKiai Ma'ruf menjelaskan bahwa pernikahan bertujuan untuk keberlanjutan generasi manusia. Tanpa adanya kelahiran,
amanah Allah kepada manusia untuk mengelola bumi sebaik-baiknya tidak akan terwujud.
“Jadi pernikahan itu kan memang dimaksudkan untuk mengembangbiakan manusia, melalui perkawinan supaya manusia berkembang dan terus bisa mengelola bumi ini sampai ke batas waktu terakhirnya sampai kiamat,” katanya.
“Nah, kalau nanti dia tidak punya anak, lantas dunia ini terus siapa yang melanjutkan, jadi enggak ada. Enggak ada yang jadi wartawan, enggak ada, karena enggak ada keturunan,” canda Kiai Ma'ruf.
Baca juga: Ramai Childfree, Ning Imaz: Punya Anak Amanah Indah dari AllahMantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini juga mengatakan bahwa
childfree tak ada kaitannya dengan pencegahan stunting.
Pasangan menikah memang boleh memutuskan menunda memiliki anak, tapi bukan tidak memiliki anak sepanjang menjalani kehidupan berumah tangga.
"Menunda mungkin, walau menunda satu tahun, dua tahun itu tidak ada masalah namanya mengatur perkawinannya supaya tidak langsung punya anak dia menunda dua tahun. Nanti siap-siap begitu kemudian (baru punya anak) itu tidak masalah,” katanya.
Baca juga: Ning Imaz: Childfree Bukan Solusi tapi Tingkatkan Kapasitas Diri(est)