LANGIT7.ID, Jakarta - Ning Imaz Fatimatuz Zahra dari Pesantren Lirboyo, mengatakan, anak merupakan amanah yang indah dari Allah Ta’ala. Anak akan menjadi anugrah jika orang tua bisa mendidiknya menjadi manusia berahlak mulia dan bermanfaat bagi umat, bangsa, dan negara.
Maka itu, penting seorang muslim membekali diri dengan kesiapan yang matang dan membekali diri dengan hal-hal positif. Seorang muslim juga perlu menyembuhkan trauma masa lalu, jika trauma itu menjadi penyebab keputusan tidak ingin punya anak atau
childfree.“Misalnya, janganlah mengambil keputusan ekstrim, lebih baik kita sembuhkan dulu traumanya dengan mencari titik temu. Apa sih sebetulnya didikan orang tua di masa lalu? Ini yang membuat saya begitu terluka?” kata Ning Imaz dalam sebuah video tausiah di kanal NU Online, dikutip Rabu (8/2/2023).
Baca Juga: Pandangan Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki Tentang ChildfreeSetelah menemukan titik temu tersebut, maka pasangan suami-istri dianjurkan mempelajari ilmu-ilmu
parenting. Ilmu ini diperlukan untuk membuat seseorang bisa menjadi orangtua yang lebih baik untuk anaknya.
“Sehingga kekhawatiran-kehawatiran yang tidak perlu itu bisa diminimalisir dengan adanya ilmu dan juga adanya iman yang kuat terhadap perintah Allah, juga terhadap anjuran-anjuran agama,” ujar Ning Imaz.
Ning Imaz menegaskan, kesiapan memang diperlukan, tapi bukan berarti kesiapan itu tidak diperjuangkan dan harus ada upaya terlebih dahulu. Dari situ akan ditemukan titik celah kemaslahatan yang lebih-baik untuk pasangan suami-istri.
Baca Juga: Childfree Marak Dibicarakan, Adian Husaini: Pendidikan Keluarga Amat Penting dan Mendesak“Yang penting adalah upaya kita untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin menjadi orang tua. Insyaallah, Allah akan membantu kita dalam prosesnya selama kita mau berusaha dan terus berpasrah dan berserah diri kepada Allah,” ungkap Ning Imaz.
(jqf)