LANGIT7.ID - , - Presiden Turki
Recep Tayyip Erdogan mengunjungi para
penyintas gempa di sebuah rumah sakit di Istanbul. Dia mengazankan seorang bayi perempuan yang baru lahir dan memberikannya nama Ayse Betul.
Video Erdogan
mengazankan bayi yang baru lahir salah satunya diunggah Ilmfeed di Twitter. Dalam video itu, tampak Erdogan menggendong seorang bayi. Ia dikeliling beberapa staff rumah sakit.
Baca juga: Proteo, Anjing Penyelamat Gempa Turki Gugur Sebagai PahlawanErdogan terdengar melafalkan azan di telinga bayi perempuan yang baru lahir dari seorang ibu korban
gempa bumi yang dirawat di sebuah rumah sakit itu. Usai mengazankan, Presiden Turki menyebut nama bayi itu Ayse Betul sebanyak tiga kali.
Mengazankan bayi yang baru lahir merupakan sunnah Rasulullah. Disitat Antara dari Anadolu Agency, peristiwa Erdogan mengazankan bayi terjadi di Basaksehir Cam dan Sakura City Hospital, Senin (13/2).
Ribuan korban gempa bumi yang terjadi di Turki selatan pekan lalu, saat ini menerima perawatan di banyak kota, termasuk Istanbul dan Ibu Kota Ankara.
Sedikitnya 31.643 korban tewas dan lebih dari 80.000 orang luka-luka akibat dua gempa besar yang mengguncang Turki selatan pada 6 Februari 2023.
Gempa bermagnitudo 7,7 dan 7,6 yang berpusat di Provinsi Kahramanmaras berdampak pada lebih dari 13 juta orang di 10 provinsi, termasuk Hatay, Gaziantep, Adiyaman, Malatya, Adana, Diyarbakir, Kilis, Osmaniye, dan Sanliurfa.
Baca juga: Para Bintang Sepak Bola Dunia Bantu Gempa Turki, Messi Sumbang Rp56,8 MBeberapa negara di kawasan itu, termasuk Suriah dan Lebanon, juga merasakan getaran kuat yang melanda Turki dalam waktu kurang dari 10 jam.
Indonesia turut mengirim tim ke Turki membantu pemulihan pascagempa. KBRI Ankara melaporkan pemerintah Indonesia perbantukan pesawat angkut Hercules C-130 beserta awak pesawatnya kepada Pemerintah Turki.
Pesawat yang datang ke Turki untuk mengangkut peralatan SAR serta bantuan kemanusiaan gelombang pertama (12/2/2023) tersebut diperpanjang masa penugasannya dan diperbantukan untuk mengangkut logistik dari berbagai daerah di Turki ke wilayah yang terdampak gempa.
Pesawat yang memiliki daya angkut 10 ton tersebut, akan diperbantukan kepada pihak Turki hingga tanggal 20 Februari 2023.
“Bapak Menteri Pertahanan RI yang memberikan perintah agar pesawat Hercules dan kru tersebut diperbantukan kepada pihak Turki untuk penanggulangan bencana. Beliau paham dalam situasi seperti ini masalah supply logistik menjadi sangat kritis, dan beliau ingin Indonesia bisa membantu", ujar Duta Besar Indonesia untuk Turki, Lalu Muhamad Iqbal dikutip keterangan pers.
Baca juga: Lingkaran Awan Aneh di Langit Turki Sebelum Gempa, Mirip UFOSelama di Turki, pesawat TNI tersebut akan berbasis di Lanud Militer Turki Estimesgut, Ankara.
“Kami sudah langsung berkoordinasi dengan Operation Center Angkatan Udara Turki untuk menentukan jadwal, rute dan misi pesawat. Yang jelas, seluruh kru sudah sepenuhnya siap menjalankan misi kemanusiaan bagi saudara-saudara kami di Turki", ujar Kolonel Penerbang Wisoko, Mission Commander pesawat tersebut.
(est)