LANGIT7.ID, Bandung - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengumumkan,
Masjid Al-Jabbar di Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat ditutup sementara menjelang Ramadhan 2023. Pihak Pemerintah Jawa Barat akan memperbaiki dan melakukan penataan terlebih dahulu.
“Masjid Raya Al-Jabbar akan ditutup sementara sesuai jadwal, dari Senin, 27 Februari-13 Maret 2023,” tulis Ridwan Kamil melalui akun Instagram, dikutip Selasa (28/2/2023).
Penutupan sementara Masjid Al-Jabbar bertujuan untuk penyempurnaan, perbaikan, dan penataan ketertiban. Masjid yang menjadi ikon baru Kota Bandung ini sudah dibuka untuk umum selama dua bulan.
Baca Juga: Wisata Religi ke Masjid Al-Jabbar Bandung, Tampung 50.000 Jamaah
"Setelah dua bulan dibuka dengan antusiasme jamaah yang luar biasa dan dinamika, agar bulan Ramadhan kita bisa beribadah di sana dengan tenang, tertib, dan bersih, maka penutupan sementara ini dilakukan dengan berbagai pertimbangan,” ujar Ridwan Kamil.
Mengutip akun @masjidrayaaljabbar, Masjid Al-Jabbar dibangun selama tujuh tahun. Proses perencanaan dilakukan pada 2015-2017. Masjid itu didesain oleh Ridwan Kamil saat masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung.
Pembebasan lahan dilakukan pada 2017. Kemudian, peletakan batu pertama pada 29 Desember 2017 dan menandakan awal pembangunan.
Tahap pertama pembangunan pada 2018 yang terdiri dari bangunan utama masjid dengan luas 99 m x 99 m, penutup atau Kubah Utama menggunakan 6.136 lembar kaca yang disusun seperti sisik ikan, 88 kanopi pada atap Kubah Utama, Rangka minaret dengan tinggi 99 m, Plaza luar untuk area terbuka, dan instalasi
Water Treatment Plant (WTP).
Baca Juga: Jadi Primadona Wisatawan, PKL Menjamur di Masjid Al-Jabbar
Tahap kedua pembangunan pada 2019 yakni pembangunan struktur jembatan, struktur kolam reflektif, dan struktur plaza bundar. Kemudian, pemasangan lantai/keramik di lantai dasar, pemasangan plafon di lantai dasar, perbaikan
ramp untuk difabel,
site development, talang air hujan,
sewage pit, AC, dan sprinkler. Lalu, backup genset.
Tahap ketiga pembangunan pada 2020 yakni overstek plaza depan, sheet pile, galian tanah keliling masjid, struktur rumah pompa, penutup plat lantai, dan oprit jembatan. Perkerasan jalan beton dan pematangan lahan, pasangan pintu dan jendela serta pekerjaan sanitair.
Tahap keempat pembangunan pada 2021-2022 yakni pekerjaan masjid meliputi artwork, plafon masjid, pekerjaan lantai,
special lighting,
sound system, minaret, outdoor; pekerjaan interior ma’rodh meliputi struktur, interior, MEP, dan multimedia; pekerjaan
landscape meliputi tapak, taman, struktur MEP dan sanitasi, dan menara pandang. Masjid Al Jabbar kemudian diresmikan pada 30 Desember 2022.
(jqf)