Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Realisasi Belanja APBN Rp1.368 Triliun, Ini Rinciannya

mahmuda attar hussein Kamis, 26 Agustus 2021 - 18:31 WIB
Realisasi Belanja APBN Rp1.368 Triliun, Ini Rinciannya
Ilustrasi realisasi anggaran tahun 2021. Foto: Langit7/Istock
LANGIT7.ID, Jakarta - Belanja pemerintah, dalam hal ini Kementerian/Lembaga (K/L) masih terus bertumbuh melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), vaksinasi, penyaluran bantuan produktif, serta realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).

Hingga Juli 2021, realisasi belanja APBN 2021 mencapai angka Rp1.368,4 triliun atau tumbuh 9,3 persen secara tahunan (yoy).

"Belanja mendominasi di dalam APBN, di dalam perekonomian kita yang mendorong dan terus mendukung pemulihan. Konsumsi sudah mulai pulih, investasi pulih, dan ekspor juga sudah mulai pulih,” ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers APBN Kita secara virtual, Rabu (25/08).

Baca juga: Sistem Perdagangan Berubah, Pemerintah Harus Antisipasi Penerapan UU E-Commerce

Realisasi belanja barang K/L sebesar Rp217,1 triliun atau tumbuh 78,7 persen (yoy) dipengaruhi akselesari program PEN 2021 serta pembatasan kegiatan di awal pandemi Covid-19 pada 2020.

Sedangkan belanja barang digunakan untuk pengadaan 65,79 juta dosis vaksin, pemberian bantuan kepada 10,5 juta pelaku usaha mikro, biaya perawatan 377,7 ribu pasien Covid-19, dan Bantuan Operasional Sekolah kepada 4,15 juta siswa sekolah Kementerian Agama.

Selain itu, realisasi belanja modal juga mengalami pertumbuhan signifikan 83,3 persen (yoy) atau senilai Rp85,5 triliun dipengaruhi pembayaran dan percepatan proyek infrastruktur dasar/konektivitas lanjutan tahun 2020, serta pengadaan peralatan. Belanja modal ini digunakan untuk pembangunan bendungan, jaringan irigasi, jalur kereta api, jalan, jembatan dan pembangunan rumah sakit.

Lebih lanjut, realisasi anggaran perlindungan sosial sebesar Rp231 triliun atau tumbuh 10,1 persen (yoy). Realisasi ini dimanfaatkan untuk penyaluran bantuan program PEN melalui bantuan sosial, subsidi, dan bantuan pemerintah lainnya sebagai bantalan bagi keluarga miskin dan rentan terdampak pandemi Covid-19.

"Bantuan dalam bentuk kartu sembako sebesar Rp28,01 triliun, Program Keluarga Harapan Rp19,11 triliun, bantuan sosial tunai Rp17,24 triliun, program pra kerja Rp10,01 triliun, penerima bantuan iuran jaminan kesehatan nasional Rp26,9 triliun, diskon listrik Rp5,63 triliun, bantuan langsung tunai desa Rp9,32 triliun, dan Rp2,52 triliun untuk bantuan kuota internet," jelasnya.

Baca juga: Piawai Main Saham, Ini Sejumlah Investasi Ustadz Yusuf Mansur di Bursa

Lebih lanjut, realisasi anggaran kesehatan sebesar Rp102,8 triliun atau tumbuh 50,7 persen (yoy). Utamanya karena kenaikan belanja untuk penyediaan vaksin Covid-19 dan obat-obatan, perawatan pasien Covid-19, serta insentif tenaga kesehatan.

Realisasi subsidi juga mengalami pertumbuhan 24 persen (yoy) untuk subsidi energi dan 8,8 persen (yoy) untuk non energi. Antara lain digunakan untuk subsidi BBM, LPG tabung 3 kg, listrik, subsidi bunga KUR, dan IJP.

Realisasi penyaluran TKDD per 31 Juli 2021 mencapai Rp415,53 triliun atau 52,2 persen target APBN 2021. Capaian ini sedikit lebih rendah dibandingkan Juli 2020 sebesar Rp458,82 triliun atau 60,1 persen APBN.

“Ada beberapa yang lebih rendah dan lebih tinggi. Dana Bagi Hasil dan Dana Alokasi Umum itu lebih rendah karena sebagian dari pemerintah daerah masih belum menyampaikan persyaratan penyaluran berupa laporan belanja pegawai dan penanganan Covid-19,” imbuhnya.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)