LANGIT7.ID, Jakarta - Lembaga Wakaf Hidayatullah, Baitul Wakaf bersama Almaz 313 meluncurkan program wakaf pembangun 313 masjid di pedalaman Nusantara. Pembina Baitul Wakaf Ustaz Nashirul Haq mengatakan, masjid merupakan pusat peradaban Islam sekaligus pusat kegiatan masyarakat yang harus dijaga keberadaannya.
"Hidayatulah telah 48 tahun berkiprah pendidikan dan dakwah, di daerah terpencil dari Sabang sampai Merauke. Seperti kita ketahui, masjid merupakan pusat dakwah Islam," kata Ustaz Nashirul saat peluncuran Aksi Wakaf Syiar Bangun 313 Masjid Pedalaman dalam keterangan persnya, Kamis (8/7/2021).
Wakaf masjid tersebut, kata dia, nantinya terintegrasi dengan program pendidikan dan dakwah. Saat ini, Hidayatullah berada di 347 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia dan mengelola 620 pondok pesantren yang merupakan tanah wakaf.
"Maka, filosofi program ini tidak hanya membangun. Tapi berkah, makmur dan produktif. Makmur, karena di situ akan dibangun pula rumah Quran. Produktif maknanya mengembangkan aset wakaf produktif masjid, misalnya perkebunan atau sektor ekonomi lainnya," ungkapnya.
Founder Almaz 313 Reza M Syarif mengatakan pada 2021 pihaknya menargetkan pembangunan 24 masjid di pedalaman Indonesia. Untuk proyek perdana, akan membangun masjid di Papua senilai Rp2,5 miliar.
Sementara , Direktur Baitul Wakaf Rama Wijaya mengajak masyarakat untuk mendukung program wakaf 313 masjid di pedalaman. Program ini merupakan kolaborasi gerakan wakaf dari Papua sampai Amerika.
Pembangunan masjid di pedalaman Papua, kata dia, bagian dari upaya mendukung dakwah pendidikan di wilayah paling timur Indonesia. "Kita berharap gelora wakaf tetap bangkit. Saatnya kita dukung dakwah pendidikan yang ada di Papua," ucapnya.
(asf)