LANGIT7.ID, Jakarta - Presiden
Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Bali meresmikan fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih, di Kabupaten Karangasem, Senin (13/03/23) kemarin. Presiden dan Ibu Iriana berkunjung mengenakan busana adat Bali.
Presiden nampak memakai destar (udeng), setelan atas berwarna putih, dan kampuh. Sedangkan Ibu Negara memakai setelan kebaya, bawahan
wide leg pants bermotif batik, dan hijab warna pink.
Ini merupakan kali kedua Presiden dan Ibu Negara mengenakan busana adat Bali. Kali pertama, Presiden dan Ibu Iriana mengenakan baju adat Bali dalam acara jamuan makan malam KTT G-20 di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Badung, Bali, Selasa (15/11/2022) malam.
Baca Juga: TP PKK Minta Pengurus Daerah Tidak Ragu Susun Program 2023Tampak pada acara itu presiden mengenakan ikat kepala khas Bali udeng berwarna senada dengan bawahan yang dikenakan berwarna keunguan. Sementara ibu Iriana melengkapi busana adat Balinya dengan jilbab.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi meminta agar berbagai fasilitas hasil penataan kawasan Pura Agung Besakih dikelola dengan baik dan profesional. Lebih lanjut, Presiden juga meminta agar disiapkan manajemen dengan kompetensi yang baik sehingga mampu menjembatani berbagai kepentingan-kepentingan yang ada.
“Libatkan Desa Besakih dan Desa Adat Besakih, beri kesempatan kepada masyarakat juga untuk ikut berpartisipasi dan berkontribusi,” ujarnya.
Baca Juga: Tunik dan Kerudung Bordir, Gaya Iriana Jokowi di KTT G20 BaliPresiden menyampaikan, Pura Agung Besakih adalah pura yang sangat disucikan, bukan hanya oleh umat Hindu di Bali tetapi juga umat Hindu di seluruh Nusantara. Pura ini juga banyak dikunjungi terutama saat upacara besar seperti upacara Bhatara Turun Kabeh yang diselenggarakan setiap Sasih Kedasa.
(jqf)