LANGIT7.ID - , Jakarta -
Memulai usaha di bidang fashion dapat menjadi tantangan yang menarik, terutama jika Sahabat memiliki minat dan keterampilan dalam desain atau produksi pakaian. Namun, untuk sukses dalam
bisnis fashion, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
Salah satu yang terpenting adalah memahami pasar dan tren fashion terkini, serta memiliki produk yang unik dan berkualitas tinggi. Hal tersebut dibutuhkan agar bisa bersaing di bidang usaha fashion.
Baca juga: Begini Hukum Foto Produk Fesyen dengan Model MuslimahBerikut empat tips memulai usaha di bidang fashion dari Fashion Designer,
Nissa Khoirina:
1. Pilih Bahan yang Long Lasting
Kain yang dipilih untuk produk harus memiliki daya tahan yang baik, sehingga produk dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.
Bisnis pemula sebaiknya menghindari kain yang hanya tren atau musiman, dan memilih kain yang harganya stabil atau bahkan bisa diolah kembali menjadi produk baru jika tidak laku.
“Kain yang kamu pilih itu adalah kain yang
long lasting, artinya kain itu bukan kain yang tren ataupun bukan kain yang musiman. Jangan tergiur kain yang lagi tren, boleh kita mengikuti tren, tapi coba kita lebih sebagai pengusaha pemula, memilih bahan baku yang
long lasting,” kata Nissa di kanal media sosialnya, dikutip Rabu (15/3/2023).
2. Ciptakan Nilai Produk yang Long Lasting
Selain memilih bahan yang berkualias, pebisnis fashion harus menciptakan nilai produk yang tahan lama, baik dari segi desain maupun kualitas. Hal ini akan membuat
pelanggan lebih percaya dan loyal terhadap produk Anda.
Baca juga: 73% Pakaian Berakhir Jadi Limbah, Ini Pentingnya Sustainable Fashion“Buat nilai ataupun value produk kita
long lasting. Jadi, kalau kita jualan ke customer, customer yang beli tahun ini bisa lagi dipakai tahun depan, dua tahun lagi itu bisa, karena itu tadi
long lasting dari segi bahan ataupun dari segi desain,” ujar Nissa.
3. Pahami Tingkatan Kain
Pahami tingkatan kain yang ditawarkan oleh supplier, sehingga Anda dapat memilih kain yang sesuai dengan target pasar. Untuk sasaran customer yang kelas menengah, bisa memilih kain grace. Namun, jika sasarannya menengah ke atas, sebaiknya memilih kain grace yang lebih berkualitas.
“Untuk kain-kain tertentu, ada tingkatan-tingkatannya. Jadi, kita sebagai pebisnis fashion harus paham tingkatan-tingkatan kain, seperti kain grace,” tutur Nissa.
4. Dapatkan Supplier yang Terpercaya
Mencari supplier kain yang terpercaya adalah kunci sukses dalam bisnis fashion. Pilih supplier yang bisa memberikan harga yang kompetitif dan berkualitas kain yang baik. selain itu, pastikan supplier dapat memberikan pelayanan yang baik dan responsif dalam memenuhi kebutuhan Anda.
Baca juga: Tetap Stabil, Ini Kiat Pertahankan Usaha Fesyen Usai Ramadhan dan Lebaran“Jangan pernah capek, jangan pernah sungkan, jangan pernah malu untuk membandingkan harga antartoko satu dengan toko lainnya, karena itu sangat penting. Selain membandingkan harga, juga bisa membandingkan warna kelengkapan, warna kelengkapan motif, kemudian pelayanan,” jelas Nissa.
(est)