LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub)
Budi Karya Sumadi menyampaikan, Bandar Udara (Bandara) Internasional Kertajati disiapkan menjadi salah satu bandara premium. Hal tersebut disampaikan Menhub usai mengikuti Rapat yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kantor Presiden, Jakarta.
"Kertajati ini akan menjadi satu bandara yang premium, ya karena panjang landasannya sama dengan Kulon Progo. Sedikit di bawah Soekarno-Hatta yang 3.300 (meter). Jadi pesawat terbesar angkutan kargo itu Antonov bisa berlandas," kata Budi dikutip dalam keterangannya, Jumat (25/3/2023).
Menhub Budi mengatakan, sejak awal ditugaskan oleh Presiden
Jokowi untuk mendukung Kertajati sebagai alternatif bandara internasional. Terlebih, hanya ada bandara Husein Sastranegara di Bandung.
Baca Juga: Menhub Pastikan Bandara Kertajati Siap Layani Jemaah Haji 2023"Tetapi itu pendek. Nah, sekarang ini Kertajati dengan panjang kurang lebih 3.000 meter," ujar Budi.
Di dalam rapat tersebut, lanjut Menhub, Presiden Jokowi menginstruksikan untuk memikirkan bagaimana
bandara Kertajati bisa efektif dan mengurangi
loaded bandara Soekarno-Hatta.
Adapun jumlah penerbangan di Soekarno-Hatta mencapai 1.100-1.200 pergerakan. Angka tersebut mendekati seperti sebelum Covid-19, namun mencatatkan
occupancy yang lebih tinggi.
"Sehingga Soekarno-Hatta itu pada titik tertentu yang maksimal. Bapak Presiden juga memerintahkan bahwa efektivitas Kertajati ini menjadi satu tambahan bagi mereka yang ke luar negeri, bagi mereka yang mengangkut barang, juga bagi mereka yang akan umroh," tutur Menhub.
Baca Juga:
Kang Emil Sebut Bandara Kertajati Diizinkan jadi Embarkasi Haji 2023
Garuda Indonesia Hadirkan Penerbangan ke Arab Saudi di Bandara Kertajati(gar)