Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 06 Juni 2026
home masjid detail berita

Tanda-tanda Orang Mendapatkan Lailatul Qadar

Muhajirin Senin, 17 April 2023 - 17:00 WIB
Tanda-tanda Orang Mendapatkan Lailatul Qadar
Seorang muslim sujud di masjid pada malam Lailatul Qadar untuk mendapat ganjaran pahala setara seribu bulan.
LANGIT7.ID, Jakarta- - Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat istimewa pada bulan suci Ramadhan. Selain malam diturunkan Al-Qur’an, orang yang beribadah pada malam itu juga akan mendapatkan ganjaran pahala setara seribu bulan.

Maka tak heran bila banyak umat Islam yang meningkatkan ibadah di penghujung akhir Ramadhan. Lailatul qadar didapatkan oleh orang-orang terpilih yang menghidupkan malam dengan beribadah kepada Allah Ta’ala.

Wakil Ketua I PP Muhammadiyah, Ustadz Adi Hidayat (UAH), menjelaskan beberapa tanda orang yang berhasil malam mulia tersebut di sepuluh terakhir Ramadhan. Malam lailatul qadar, semua malaikat yang berada di langit akan turun secara serentak ke bumi. Bahkan digambarkan bumi penuh sesak dengan malaikat.

“Turun semua malaikat sampai kata para ulama, saking banyaknya yang turun malaikat maka keadaan bumi itu jadi padat,” ujar UAH saat menyampaikan tausiah Ramadhan, Senin (17/4/2023).

Baca juga:Jangan Sia-Siakan, Ini Keutamaan Itikaf di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Malaikat yang turun ke bumi tersebut akan memberikan dampak dan menjadi tanda lailatul qadar. UAH menjelaskan, pada saat malaikat turun, keadaan akan menjadi tenang dan pohon-pohon seperti terlihat diam tak bergoyang karena tertiup angina.

“Saking padatnya karena semua turun ke bumi, maka pepohonan, kalau tertiup angina tidak terlalu banyak bergerak, diam, tenang, bagus, teduh,” ungkap UAH.

Pada malam lailatul qadar, suasana akan tenang dan damai. Malam itu akan berbeda dengan malam-malam sebelumnya. Suasana hati seseorang pun akan terasa tenang seperti tanpa persoalan hidup.

Orang yang berhasil memaksimalkan lailatul qadar akan memiliki rasa selalu ingin melakukan ibadah dan menjauh dari hal maksiat. “Lebih ingin untuk ibadah meningkat, menjauhi maksiat,” tutur UAH.

Orang yang mendapatkan lailatul qadar dapat dirasakan dan dilihat pada keesokan harinya. Seseorang akan merasa tenang, damai, dan memiliki motivasi kuat untuk meningkatkan ibadah dan menjauhi maksiat.

“Karena kalau Allah sudah mencintai seorang hamba, dan diampuni dosanya, maka yang pertama dilakukan, akan menjaga dia dari perbuatan maksiat. Kedua, dibuat dia senang berbuat baik, meninggalkan keburukan,” terang UAH.

Sementara, Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah, Prof Yahya Zaiul Ma’arif (Buya Yahya), menjelaskan, tidak sederhana jika ingin melihat apakah seseorang mendapatkan kemuliaan lailatul qadar. Orang yang mendapatkan lailatul qadar dapat dilihat dari hari-hari ke depannya.

“Jika hari esok lebih bagus dari hari kemarin, itulah dia mendapatkan lailatul qadar,” ujar Buya Yahya saat menyampaikan tausiah Ramadhan di Al Bahjah TV. Sebaliknya, jika keesokan harinya tidak ada perubahan, maka orang tersebut tidak mendapatkan lailatul qadar.

“Tanda lailatul qadar yang paling jelas adalah di hari selanjutnya, tahun selanjutnya menjadi semakin taat kepada Allah,” ungkapnya. Maka itu, dia berpesan agar malam-malam di penghujung Ramadhan diperbanyak amal baik. Lalu, keesokan harinya berusaha memperbaiki diri.

“Kalau ternyata esok harinya gampang (lebih baik), kayaknya kita dapat lailatul qadar. Tapi, kalau maksiat terus jauh dari lailatul qadar. Jadi begitu, sederhana sekali,” ungkap Buya Yahya.

Lalu, apa yang harus dilakukan umat Islam pada malam lailatul qadar?

Menurut UAH, hanya ada dua jawaban, salah satunya adalah berdoa. Itu karena para malaikat yang turun ke bumi akan mengaminkan setiap doa yang dipanjatkan setiap umat Islam.

“Kata para ulama, satu, banyak berdoa. Hampir semua hadits, kalau malaikat turun dalam satu malam itu langsung memberikan ridha dan mengaminkan setiap doa yang dimohonkan,” ungkap UAH.

Kedua, memohon ampunan. Manusia tidak luput dari dosa dan khilaf. Maka, sudah seyogyanya seorang hamba memohon ampun kepada Allah atas segala dosa yang telah dilakukan. “Banyak memohon ampunan,” ujar UAH.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 06 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)