LANGIT7.ID-, Jakarta- - Apakah pernah terjadi pada Anda merasa enggan untuk kembali beraktivitas atau masuk kerja setelah berlibur, terutama jika
liburan tersebut berlangsung dalam waktu yang cukup lama?
Meskipun liburan telah berakhir dengan cepat, namun masih ada perasaan kurang puas dalam menghabiskan momen liburan, sehingga muncul rasa malas ketika harus kembali bekerja atau bersekolah. Hal ini dapat mengakibatkan penurunan produktivitas ketika mulai kembali melakukan aktivitas seperti biasa.
Psikolog Universitas Gadjah Mada (UGM), Novi Poespita Candra, menjelaskan, fenomena tersebut dikenal dengan istilah holiday paradox. Setelah berlibur dalam waktu yang cukup lama, banyak orang yang merasa masa liburannya terasa sangat singkat. Hal ini menyebabkan mereka merasa tidak siap kembali masuk kerja atau sekolah dan cenderung malas untuk beraktivitas.
“Fenomena ini dikenal dengan holiday paradox. Habis libur panjang, tetapi merasa masa liburannya berlangsung singkat yang membuat orang tidak siap kembali masuk kerja atau Sekolah usai berlibur dan menjadikan aras-arasen (enggan beraktivitas kembali),” tutur Novi di laman UGM, Jumat (28/4/2023).
Baca juga:
Inilah 9 Tips Hadapi Cuaca Panas yang Tak BiasaNovi pun membagikan enam tips yang bisa dilakukan agar bisa kembali produktif usai libur panjang, di antaranya:
1. Membangun Suasana Baru
Membangun suasana baru untuk memberikan semangat bagi diri sendiri. Misalnya, mengubah suasana meja kerja di kantor, mengubah style berpakain, dan lain sebagainya. Membangun suasana baru adalah cara untuk memberikan semangat dan menyegarkan pikiran bagi seseorang.
Dalam konteks yang dijelaskan, ini dapat dilakukan dengan mengubah suasana di sekitar diri, seperti mengubah tata letak meja kerja di kantor atau mengganti gaya berpakaian.
Tujuannya adalah memberikan sentuhan baru dan membuat suasana yang lebih menyenangkan dan segar sehingga dapat membantu meningkatkan motivasi dan semangat dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Dengan melakukan perubahan kecil di sekitar diri, seseorang dapat merasakan perubahan positif dalam mood dan energi mereka, yang dapat mempengaruhi kinerja dan produktivitas mereka secara keseluruhan.
2. Janji Temu Teman-teman Dekat atau Rekan Kantor
Mengagendakan janji temu dengan teman-teman terdekat atau rekan kantor adalah cara untuk membantu seseorang untuk kembali terhubung dengan orang lain setelah berlibur. Dengan membuat janji temu, seseorang dapat memiliki tujuan dan agenda tertentu untuk berinteraksi dengan orang lain, yang dapat membantu mereka untuk melepaskan perasaan malas dan kembali termotivasi untuk beraktivitas.
Melalui interaksi sosial ini, seseorang dapat memperoleh dukungan emosional, berbagi pengalaman liburan, dan merasa lebih terhubung dengan lingkungan sekitar mereka. Bertemu dengan teman atau rekan kantor juga dapat membantu seseorang memulai transisi dari suasana santai liburan ke kembali terlibat dalam aktivitas rutin sehari-hari.
Dalam hal ini, interaksi sosial dapat memberikan keuntungan besar dalam meningkatkan semangat dan produktivitas seseorang dalam bekerja atau bersekolah.
“Bertemu dengan teman kantor, misal melalui halal bihalal ini bisa menjadi tempat untuk saling bersosialisasi kembali, transisi dari liburan Menuju aktivitas semula,” ungkap Novi.
3. Menyusun Rencana Baru
Menyusun rencana baru setelah liburan adalah salah satu cara yang efektif untuk membangkitkan semangat dan kembali termotivasi untuk beraktivitas. Dengan menyusun rencana baru, seseorang dapat menentukan tujuan dan prioritas yang perlu dicapai dalam waktu dekat, baik itu dalam pekerjaan, pendidikan, maupun kehidupan pribadi.
Dalam menyusun rencana baru, seseorang juga dapat mempertimbangkan hal-hal yang perlu dibenahi atau diperbaiki dari pengalaman liburan mereka, seperti memperbaiki pola tidur atau mengubah kebiasaan yang tidak sehat.
Menyusun rencana baru juga dapat membantu seseorang untuk fokus dan mengalokasikan waktu dan sumber daya yang tepat untuk mencapai tujuan mereka. Rencana baru dapat memberikan gambaran yang jelas tentang apa yang perlu dilakukan dan kapan harus dilakukan, sehingga dapat mengurangi perasaan kewalahan dan kebingungan saat memulai kembali aktivitas rutin.
4. Mengingat Kembali Tujuan Hidup
Mengingat kembali tujuan hidup merupakan suatu cara untuk membangkitkan semangat dalam memulai kembali aktivitas rutin setelah liburan. Dengan mengingat tujuan hidup, baik itu dalam pekerjaan maupun sekolah, seseorang dapat memperkuat motivasi dan semangat untuk mencapai tujuan tersebut.
Seperti yang dikatakan oleh Novi, mengingat kembali tujuan hidup dapat membantu seseorang dalam memunculkan kembali semangat yang mungkin hilang selama liburan. Dalam hal ini, penting bagi seseorang untuk merenungkan kembali apa yang menjadi tujuannya dalam hidup dan bagaimana ia dapat menggapainya dengan melakukan aktivitas yang rutin.
“Sebenarnya ini yang menjadi paling utama, mengingat lagi tujuan hidup. Misal, kenapa kita memilih pekerjaan ini, semangat ini dimunculkan lagi,” ujar Novi.
5. Kembali Menjalani Kebiasaan Semula
Kembali menjalani kebiasaan semula adalah memulai kembali pola hidup sehat seperti sebelum liburan, termasuk pola makan, pola tidur, dan aktivitas fisik. Setelah liburan yang mungkin membuat pola hidup menjadi kurang sehat, perlu untuk kembali ke kebiasaan sehat agar tubuh dan jiwa dapat kembali stabil.
Contohnya, mengatur jadwal makan yang sehat, tidur tepat waktu, dan melakukan aktivitas fisik secara teratur. Dengan menjalankan kebiasaan sehat, tubuh dan pikiran akan menjadi lebih segar dan bugar sehingga dapat melakukan aktivitas dengan lebih optimal.
“Kalau liburan kan Biasanya semua makanan dimakan, Bangun siang dan lainnya. Nah, ini sebaiknya mulai masa transisi balik lagi ke healthy life. Sebab, kondisi jiwa Sangat dipengaruhi oleh aktivitas fisik, makanan, dan kegiatan sehari-hari,” tutur Novi.
6. Melakukan Pemanasan Dahulu Sebelum Memulai Rutinitas
Poin keenam adalah tentang pentingnya melakukan pemanasan atau warming-up sebelum memulai aktivitas rutin setelah liburan. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat daftar kegiatan yang harus dilakukan dan memulai dari hal-hal yang ringan terlebih dahulu.
Misalnya, saat memulai kuliah atau bekerja, tidak langsung masuk ke materi yang berat tetapi mulai dengan kegiatan yang lebih ringan untuk membangkitkan semangat. Dengan melakukan pemanasan ini, kita dapat mengurangi rasa malas dan kembali membangkitkan semangat untuk beraktivitas dengan lebih produktif.
Selain itu, membuat to-do list juga dapat membantu kita untuk lebih terorganisir dan menghindari kebingungan dalam menyelesaikan tugas-tugas yang harus dilakukan setelah liburan.
“Bikin to do list, Jangan langsung dikerjakan, tapi pemanasan dulu biar ada semangat. Misal, saat masuk kuliah, dosen ke mahasiswa Jangan langsung masuk ke materi yang berat,” tutur Novi.
(ori)