Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Permohonan Maaf King The Land Usai Kontroversi Penggambaran Pangeran Arab

esti setiyowati Sabtu, 15 Juli 2023 - 22:30 WIB
Permohonan Maaf King The Land Usai Kontroversi Penggambaran Pangeran Arab
JTBC selaku perusahaan produk serial drama King The Land akhirnya meminta maaf atas kontroversi penggambaran karakter Pangeran Arab.
LANGIT7.ID-, Jakarta- - JTBC selaku perusahaan produk serial drama "King The Land" akhirnya meminta maaf atas kontroversi penggambaran karakter Pangeran Arab.

Setelah reaksi besar di media sosial, pada 13 Juli, jaringan Televisi Korea Selatan JTBC memposting permintaan maaf publik yang ditulis dalam bahasa Arab melalui Instagram resmi.

“Permintaan maaf dari perusahaan produksi serial Korea ‘King the Land. Kami ingin mengumumkan bahwa kami sama sekali tidak bermaksud untuk mengejek, merendahkan, atau menghargai negara mana pun atau mendistorsi budaya tertentu, oleh karena itu kami sangat meminta maaf atas beberapa adegan, yang mengganggu pemirsa dan mengkonfirmasi bahwa ini disebabkan oleh kurangnya pertimbangan dari budaya lain," isi permintaan maaf JTBC yang diunggah melalui Instagram resmi mereka.

King The Land dikecam pecinta drakor usai penayangan episode 7 dan 8. Dalam episode tersebut, Pangeran Samir dari Arab yang diperankan Anupam Tripathi, digambarkan sebagai karakter pecinta wanita, peminum alkohol dan genit.

“Sambil mengulangi permintaan maaf kami untuk adegan-adegan ini, kami menyatakan bahwa ini disebabkan oleh kurangnya pengalaman, kurangnya penyerapan, dan pertimbangan budaya lain. Kami berjanji untuk berbuat lebih banyak untuk menutupi kekurangan ini dan membuat konten yang dapat dinikmati pemirsa dari berbagai budaya".

"Karena kami akan bekerja dengan cepat untuk memperbaiki adegan kontroversial, tim produksi akan lebih berhati-hati dan berhati-hati untuk menghindari gangguan pada penayangan di masa mendatang. Sekali lagi, kami meminta maaf kepada pemirsa terhormat yang menyukai konten yang kami hasilkan.”

Baca juga:Aplikasi sirKasir Karya Santri di Pamekasan Permudah Toko Atur Keuangan

Sebelumnya, pada 12 Juli, jaringan tersebut memposting catatan permintaan maaf yang sama dalam bahasa Hangul dan Inggris.

Acara tersebut, diproduksi bersama oleh Npio Entertainment, BY4M Studio, dan SLL, membuat marah penonton Timur Tengah atas penggambaran karakter pangeran Arab. Drama tersebut juga mendapat kecaman karena menyewa aktor India untuk memainkan peran tersebut.

Bersumpah untuk memperbaiki bagian yang kontroversial, JTBC mengatakan mereka akan berhati-hati saat membuat konten di masa mendatang dan menyadari nilai budaya dan kepekaan.

King The Land merupakan K-Drama yang dibintangi penyanyi dan aktor Korea Selatan Lee Junho dan penyanyi dan aktris Im Yoon-ah (dikenal sebagai Yoona).

Drama ini menjadi top list dalam tiga pekan terakhir sejak dirilis. Mengangkat genre komedi romantis, King The Land menceritakan kisah cinta pewaris chaebol, Gu Won (Junho), yang tidak tahan dengan senyum palsu, dan Cheon Sa-rang yang selalu tersenyum (diperankan oleh Yoona), yang kemudian dikenal sebagai 'ratu senyum' saat bekerja.



(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
TOPIK TERPOPULER
Terpopuler 0 doa
4 snbt
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)