Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 24 Agustus 2026
home masjid detail berita

Santuni Anak Yatim Dianjurkan di Bulan Muharram, Tapi Jangan Dipertontonkan

tim langit 7 Jum'at, 28 Juli 2023 - 11:00 WIB
Santuni Anak Yatim Dianjurkan di Bulan Muharram, Tapi Jangan Dipertontonkan
Pimpinan Majelis Taklim Sabilu Taubah,Agus Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam.Foto/ist
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Salah satu amalan yang baik dilakukan di Muharram adalah menyantuni anak yatim. Namun, alangkah lebih baiknya jika santunan anak yatim tersebut tidak dipertontonkan.

“Jika ingin memberi santunan, anak-anak yatim itu dimasukkan saja ke dalam rumah, tidak usah dipertontonkan,” ujar Agus Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam dalam tayangan video di kanal Youtube Kisah Lintas Dimensi yang ditonton Kamis (27/07/2023).

Gus Iqdam sangat menyayangkan, banyak pihak yang dengan sengaja menyuruh anak-anak yatim naik ke atas panggung saat penyerahan santunan. “Bahkan ada yang anak yatim itu disuruh membaca puisi ‘ibu…bapak…di mana engkau berada’, akhirnya mereka menangis teringat ibu bapaknya,” ucapnya.

Baca juga:Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura yang Jatuh 27 dan 28 Juli 2023

Pimpinan Majelis Taklim Sabilu Taubah ini sangat mewanti-wanti untuk tidak melukai perasaan anak yatim di bulan yang mulia ini. “Justru keluarga dan orang-orang terdekatnya berusaha membuat mereka lupa, jadi janganlah kita malah mengungkit-ungkit orang tua mereka yang telah tiada,” ungkapnya.

Mengutip NU Online, Gus Iqdam mengingatkan, tujuan sebenarnya menyantuni anak yatim itu untuk membahagiakan mereka setelah bersedih karena kehilangan orang tuanya. Oleh karena itu, menyuruh mereka membacakan puisi yang bisa mengingatkan kembali perasaan kehilangan itu sangat tidak dianjurkan.

Ia juga mengutip hadits nabi yang menyatakan bahwa, Allah SWT akan melebarkan pintu neraka bagi mereka yang membuat anak yatim menangis, dan sebaliknya akan melebarkan pintu surga bagi mereka yang membuat anak yatim tertawa.

“Jadi, jika ada santunan kok anak yatimnya menangis, tujuan santunan itu tidak tercapai,” tegasnya.

Mempertontonkan anak yatim di atas panggung juga berpotensi membuat mereka menjadi minder dan rendah diri. “Ada anak yang setelah mendapat santunan tidak berani masuk sekolah selama sebulan gara-gara minder,” paparnya.

Menurutnya, jika memang butuh untuk bukti dokumentasi kepada donator, bisa dilakukan secara simbolik saja, tidak perlu semuanya dipanggil satu-satu dan disuruh naik ke atas panggung.

Di sisi lain, Gus Iqdam juga mengimbau untuk mengisi momen bulan Muharram ini dengan memperbanyak dzikir dan muhasabah diri. Selain itu juga banyak mendatangi majelis-majelis ilmu.



(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 24 Agustus 2026
Imsak
04:31
Shubuh
04:41
Dhuhur
11:59
Ashar
15:18
Maghrib
17:57
Isya
19:06
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan