LANGIT7.ID, Surabaya - Sejumlah elemen didukung pemerintah daerah menggagas gerakan Masjid Tanggung Bencana atau Matsana. Tujuannya menjadikan masjid teladan protokol kesehatan dan sentra edukasi pencegahan Covid-19.
Gerakan ini berlangsung di Masjid Agung Assyuhada Pamekasan. Launching ini dihadiri Bupati, Forkopimda dan sejumlah tim kesehatan pada Selasa (31/8/2021).
Bupati Pamekasan, Badrud Tamam mengatakan, Mastana merupakan masjid yang menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatannya, yakni menyediakan bilik disinfektan, tempat cuci tangan, hand sanitezer, serta menjadi tempat vaksinasi.
Baca Juga: Jarang Orang Tahu, Ini Masjid Terbesar Kedua di Indonesia"Kami juga akan melakukan vaksinasi kepada seluruh pengelola masjid, termasuk juga di dalamnya jika jamaah yang mau divaksin," kata Bupati Badrud.
Dia meminta masyarakat senantiasa mematuhi protokol kesehatan. Dengan ikhtiar tersebut, kata dia, akan berdampak pada perbaikan ekonomi masyarakat yang selama ini lemah akibat pandemi.
"Bagaimana caranya ekonomi kita bangkit, solusinya adalah pandemi segera berakhir."
Bupati Badrud menekankan, masjid menjadi teladan penerapan protokol kesehatan, sebagai spirit cinta kepada kesehatan guna menjaga para alim ulama, dan masyarakat secara umum.
"Kesempatan hidup yang diberikan Allah subhanahu wata ala ini harus kita syukuri dengan cara taat protokol kesehatan," tutupnya.
(bal)