LANGIT7.ID-, Jakarta- - Sebuah gereja Metodis Victoria terbengkalai di Bradford sudah kosong sejak 2020 akan diubah menjadi masjid. Tokoh masyarakat setempat mengambil keputusan tersebut untuk memenuhi kebutuhan rumah ibadah umat Islam yang terus berkembang.
Bangunan di Chapel Lane yang sudah berdiri sejak 1870 itu sudah dibeli oleh komunitas Muslim setempat untuk direnovasi menjadi masjid sesegera mungkin, demikian dilaporkan Asian Image.
"Cllr Hazel Johnson dan saya menyambut baik masjid ini sebagai aset di bangsal Queensbury, yang melayani komunitas kami yang beragam, dan senang mendengar rencana mereka untuk mengadakan hari terbuka agar warga dapat bertemu dengan tim dan melihat-lihat," ujar Cllr Alex Mitchell, pejabat setempat, dikutip dari About Islam, Jumat(29/9/2023).
Memang ada warga yang menyuarakan keprihatinan tentang lalu lintas dan parkir. Anggota dewan meyakinkan bahwa para pengurus akan berada di lokasi untuk mengatur parkir, terutama pada Jumat.
Baca juga:
Pelajar Pelaku Kekerasan Kian Memprihatinkan, Ketua DPD Minta Ada Solusi Sistemik"Kami telah dihubungi oleh penduduk sekitar yang memiliki kekhawatiran yang sah tentang potensi penumpukan lalu lintas di Highgate Road, yang kami rasakan bersama. Oleh karena itu, kami berbicara dengan pemilik baru gedung tersebut, yang telah berkomitmen untuk menempatkan petugas untuk mengatur mobil yang berkunjung, terutama pada hari Jumat," ucap Cllr Mitchell.
"Penumpukan lalu lintas dan keselamatan jalan merupakan perhatian utama bagi para penghuni kami, dan kami terus berupaya untuk memastikan jalan-jalan di Queensbury aman,” tambahnya.
Gereja Clayton Heights, yang telah menjadi pusat kegiatan masyarakat selama hampir 150 tahun, telah mengalami renovasi senilai 125.000 poundsterling pada 2010, yang sebagian didanai oleh Bradford Council.
Masjid adalah jantung dari komunitas Muslim dan merupakan contoh fisik dari iman Islam. Masjid berfungsi sebagai pusat ibadah, pendidikan, informasi, kesejahteraan sosial, dan acara-acara selama bulan suci Ramadan.
(ori)