Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

AI Jadi Keniscayaan, Kenali Potensi Positif dan Negatifnya

tim langit 7 Selasa, 03 Oktober 2023 - 06:00 WIB
AI Jadi Keniscayaan, Kenali Potensi Positif dan Negatifnya
ilustrasi
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Pakar Big Data dan Artificial Intelligence (AI), Ismail Fahmi mengupas tuntas perkembangan AI dan potensi dampaknya yang positif dan negatif. Bahasan ini diungkapkan saat kuliah umum di Universitas SiberMu, Ahad (01/10/2023)

AI merupakan cabang ilmu komputer yang mengembangkan mesin-mesin cerdas yang dapat menjalankan tugas-tugas yang sebelumnya hanya bisa dihandle oleh manusia, seperti pengambilan keputusan kompleks, pemecahan masalah, dan pengenalan suara serta gambar. Dalam seminggu sejak peluncuran Chat-GPT, sudah satu juta pengguna yang mengakses teknologi AI ini.

Dalam konteks ini, Ismail Fahmi mencermati pandangan beberapa tokoh terkemuka. Yuval Noah Harari, seorang sejarawan terkemuka, melihat potensi besar AI dalam meningkatkan kemampuan manusia, tetapi juga mengingatkan tentang risiko pengangguran massal dan kesenjangan sosial ekonomi yang bisa terjadi akibat peran manusia yang berkurang di tempat kerja.

Baca juga:Google Hentikan Gmail Versi Jadul Mulai Januari 2024

Sementara itu, Elon Musk, salah satu tokoh terkemuka di industri teknologi, menganggap AI sebagai ancaman besar jika tidak diatur dengan bijaksana. Kemampuan AI untuk belajar dengan cepat dapat menghasilkan konsekuensi yang tidak diinginkan. Musk bahkan menggambarkan AI sebagai “penguasa dewa” atau bahkan “musuh terbesar manusia.”

Dalam konteks pendidikan dan profesi, Ismail Fahmi mengajukan pertanyaan yang menantang. Misalnya, bagaimana jika ada dokter atau psikolog yang hanya berhasil lulus ujian berkat bantuan AI seperti Chat-GPT? Apakah kita masih akan percaya pada kemampuan mereka? Apakah kita masih akan merasa nyaman diperiksa oleh mereka?

Ismail Fahmi kemudian menyampaikan pesan penting, “AI adalah sebuah keniscayaan. Artinya kita semua tidak bisa lepas dari AI ini. Tetapi jika kita terlalu bergantung pada AI, kita sendiri yang mungkin akan menjadi tidak berguna.” Pesan ini mengingatkan kita akan pentingnya mengambil sikap bijak dalam menghadapi kemajuan teknologi AI, serta bagaimana kita dapat memanfaatkannya dengan baik sambil menghindari dampak negatif yang mungkin terjadi.

“Jangan dijadikan AI sebagai joki, tapi jadikan ia sebagai tutor, di situlah Anda akan memiliki skill nantinya. Kalau jadi joki, Anda tidak akan belajar apa-apa,” ucap Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi Digital PP Muhammadiyah ini.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)