LANGIT7.ID, Balikpapan - Aksi Cepat Tanggap (ACT) mendistribusikan bantuan bagi warga di perbatasan Indonesia Malaysia. Tim menyambangi langsung masyarakat di desa terisolasi wilayah Mahakam Ulu, Kalimantan Timur.
Upaya ACT kali ini didukung personel TNI di perbatasan negara. Mereka turut serta mengantarkan makanan untuk masyarakat di Desa Batu Majang, Long Bagun, pada akhir Agustus lalu.
Aksi tersebut dilakukan agar warga yang jauh dari pusat kota itu bisa juga merasakan uluran tangan dermawan, khususnya di masa pandemi berkepanjangan ini.
Untuk tiba di desa tujuan, akses jalanan penuh lubang serta lumpur harus dilewati. Jalur perairan juga perlu ditembus. Jika ditempuh dari Balikpapan, memakan waktu perjalanan satu hari lamanya lewat jalur darat.
"Walau perjalanan cukup jauh dan sulit, tak menyurutkan kami untuk mengantarkan kepedulian masyarakat untuk warga yang ada di tepian negeri ini," kata Khaidir Ali dari tim Program ACT Kalimantan Timur.
Sambutan baik pun datang dari warga desa. Jamjuri, dai yang bertugas di Batu Majang, mengatakan, selama ini desa tempatnya tinggal jarang didatangai orang lain, bahkan bantuan.
Lokasi yang berada jauh dari pusat kota dan tak jauh dari perbatasan Indonesia-Malaysia menjadi salah satu faktonya. Dia pun berdoa agar seluruh bantuan yang disalurkan dan tim yang mengantar mendapatkan keberkahan.
"Semoga ke depannya ACT terus bisa membantu masyarakat Indonesia lainnya yang hidup di perbatasan Kalimantan," ujar Jamjuri.
(bal)