Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 25 April 2026
home masjid detail berita

Musibah Terasa Berat? Ikuti Saran Ibnu Athaillah dalam Al-Hikam

Muhajirin Jum'at, 29 Desember 2023 - 22:00 WIB
Musibah Terasa Berat? Ikuti Saran Ibnu Athaillah dalam Al-Hikam
ilustrasi
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Dalam menghadapi musibah yang terasa berat, Syekh Ibnu Athaillah as-Sakandari dalam Al-Hikam menawarkan perspektif yang menenangkan dan menginspirasi, membimbing individu untuk menemukan kedamaian dalam menghadapi cobaan hidup yang sulit.

Saat datang ujian dan cobaan berupa musibah, seringkali manusia merasa kecewa, terluka dan terasa pedih. Syekh Ibnu Athaillah as-Sakandari menyampaikan bahwa ada cara untuk membuat musibah itu terasa lebih ringan. Yakni dengan menyadari bahwa ujian berupa musibah itu dari Allah SWT.

Syekh Ibnu Athaillah dalam kitab Al-Hikam menjelaskan, jika ujian berupa musibah dari Allah SWT, maka hal yang perlu diingat adalah Dia Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan Maha Bijaksana. Apapun yang diberikan kepada manusia merupakan bentuk kasih sayang serta kebijaksanan-Nya.

“Yakinlah Allah SWT tahu apa yang terbaik untuk hamba-Nya di dunia dan akhirat. Agar kamu bisa meringankan derita musibah yang sedang menimpa maka hendaklah kamu mengetahui bahwa Allah SWT adalah Dzat yang menguji kamu. Dzat yang mengarahkan kamu menghadapi berbagai takdir adalah Dzat yang membiasakan kamu untuk selalu mengambil pilihan yang terbaik."

Baca juga:Fakta Baru, Ketua PWNU Jatim Diberhentikan Sejak 16 Desember 2023

Jika sering tertimpa musibah atau sedang menghadapi bencana, maka ada satu resep yang bisa dimanfaatkan untuk meringankan kepedihan tersebut. Resep itu yaitu mengetahui bahwa Allah SWT yang telah menguji.

Allah adalah Tuhan Yang Maha Bijaksana. Setiap ketetapan-Nya pasti mengandung hikmah dan maslahat bagi para hamba-Nya. Tidak ada satupun ketetapan-Nya yang bertujuan menyiksa dan merugikan hamba-hamba-Nya.

“Bahwa sebagai hamba Allah SWT, hak kamu hanyalah menerima ketentuan Sang Penguasa. Yakinlah bahwa semua yang ditakdirkan­ Allah SWT adalah kebaikan. Sebenarnya, itulah yang membedakan antara seseorang yang menghambakan dirinya kepada Dzat Yang Maha Kuasa dengan seseorang yang menghambakan dirinya kepada makhluk yang lemah,” ujar Ibnu Athaillah.

Manusia jenis yang pertama selalu berbuat untuk kebaikan sebagai hamba-Nya. Sedangkan manusia yang kedua bertindak berdasarkan hawa nafsu belaka, sehingga tidak ada hikmah di balik tindakannya.

“Ketahuilah bahwa Dzat yang menetapkan kamu untuk menghadapi berbagai ketentuan­-Nya adalah Dzat yang menuntunmu untuk selalu mengambil pilihan yang terbaik. Bukankah Allah sudah mengajarkan kamu untuk menghadapi segala keburukan dengan kesabaran. Maka bersabarlah, kamu akan mendapatkan keuntungan dan balasan yang lebih baik. Siapa tahu, di balik musibah itu, ada nikmat yang tidak terkira banyaknya dan tidak terbayangkan indahnya,” kata Ibnu Athaillah.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 25 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:14
Maghrib
17:51
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)