LANGIT7.ID-, Jakarta- - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) terus memperluas inklusi dan literasi keuangan syariah dalam negeri melalui kolaborasi. Kali ini perusahaan menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD).
Direktur Retail BSI Ngatari mengatakan, kolaborasi dengan TNI AD merupakan kelanjutan dari kerja sama sebelumnya yang sudah terjalin antara BSI dan Mabes TNI. Menurut dia, kerja sama dengan TNI AD ini adalah kolaborasi yang sangat strategis untuk kedua belah pihak.
“Prajurit TNI AD merupakan salah satu kesatuan yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kedaulatan negara ini. Dengan adanya kerjasama ini pula diharapkan dapat semakin mengokohkan peranan TNI sebagai prajurit pertahanan dan pengamanan negara,” ujar Ngatari dalam keterangan resmi, Rabu (3/1/2024).
Dia melanjutkan, dengan wilayah cakupan TNI AD yang sedemikian luas, diharapkan hal ini juga dapat membawa kehadiran dan kebermanfaatan layanan jasa keuangan syariah ke area yang semakin luas.
Baca juga:
12 Kisah Inspiratif Mualaf Dunia Selama 2023, Influencer hingga Petarung Muay Thai“Terlebih, Pemerintah RI sangat serius menjadikan Indonesia sebagai barometer ekonomi syariah dunia,” tegasnya.
Sebagai informasi, kerja sama antara BSI danTNI AD antara lain mencakup penyaluran gaji dan tunjangan kinerja seluruh personil TNI AD di Aceh dan beberapa satuan kerja TNI AD di luar Aceh.
Selain itu, mencakup pula kerja sama penyaluran pembiayaan konsumer kepada para personil TNI AD, mitraguna, Griya, dan OTO khususnya di Aceh.
Kemudian, penggunaan fasilitas VA dan CMS BSI juga akan disediakan bagi seluruh satuan kerja TNI AD di Aceh. Demikian pula penggunaan sistem informasi rumah sakit yang dimiliki oleh BSI dan pengelolaan dana BLU rumah sakit TNI AD, serta beberapa jenis kerjasama lainnya.
Dalam kerja sama ini, BSI menjadi penyedia jasa layanan produk perbankan syariah bagi aparatur negara di lembaga tersebut.
“Kami berharap kolaborasi yang solid antara BSI dengan Mabes TNI dapat terus berjalan dengan baik ke depannya, sehingga keberadaan ekonomi syariah mampu memberikan kebermanfaatan yang seluas-luasnya bagi umat, khususnya di lingkungan TNI AD,” jelasnya.
(ori)